Jika Tuhan benar-benar mendengar
Like your mom says He does
Seperti yang dikatakan ibumu
Then He better be saving you
Maka Dia seharusnya menjaga dirimu
For our future kids and dogs
Untuk anak-anak dan anjing kita di masa depan
I thought we'd be married
Aku kira kita akan menikah
Two pillars firm and proud
Dua pilar yang kokoh dan bangga
But real love is a verb
Tapi cinta sejati itu sebuah tindakan
I get it now
Sekarang aku paham
My youth is in your past
Masa mudaku ada di masa lalumu
You'll always have that
Kau akan selalu memiliki itu
And though it didn't last
Dan meskipun itu tidak bertahan lama
I hope our paths cross again
Aku berharap jalur kita bertemu lagi
If time heals all
Jika waktu menyembuhkan segalanya
It's a lousy doctor
Dia adalah dokter yang buruk
Or a half-baked thought
Atau pemikiran yang setengah matang
'Cause I still can't block you
Karena aku masih tidak bisa melupakanmu
I came upon family
Aku bertemu dengan keluarga
And thought I was stifled
Dan mengira aku tertekan
Thought my freedom endangered
Mengira kebebasanku terancam
I was just young and entitled
Aku hanya muda dan merasa berhak
And you taught me a lot
Dan kau mengajarkanku banyak hal
Stretched and wrung and tossed
Ditarik, diperas, dan dibuang
I'm sorry we got lost
Maafkan aku karena kita tersesat
I hope our paths cross again
Aku berharap jalur kita bertemu lagi
We'll love others
Kita akan mencintai orang lain
We'll drift apart
Kita akan menjauh
But every time I sing a song
Tapi setiap kali aku menyanyikan lagu
You won't feel very far
Kau tidak akan merasa jauh
The future's ours to write
Masa depan adalah milik kita untuk ditulis
The songs, the scars, the life
Lagu-lagu, bekas luka, kehidupan
I'll catch up with you some other time
Aku akan menyusulmu lain kali
When our paths cross again
Saat jalur kita bertemu lagi
Cross again
Bertemu lagi
Makna Lagu Paths
Lirik lagu ini bercerita tentang seseorang yang mengenang hubungan masa lalu dengan perasaan campur aduk, antara penyesalan, rasa terima kasih, dan harapan. Di awal lagu, ia dulu membayangkan masa depan bersama orang yang dicintainya, menikah, punya anak, bahkan membangun keluarga kecil yang sederhana. Namun seiring waktu, ia sadar bahwa cinta bukan cuma soal perasaan atau rencana indah, tapi juga tentang usaha dan tindakan nyata untuk mempertahankannya.
Di tengah lagu, ada refleksi yang cukup dalam tentang masa muda. Tokoh dalam lagu merasa dulu ia terlalu muda dan mungkin terlalu egois, sehingga tidak benar-benar menghargai hubungan itu. Ia sempat merasa hubungan tersebut membatasi kebebasannya, padahal sebenarnya orang itu justru mengajarkannya banyak hal tentang kehidupan dan cinta. Karena itulah muncul rasa penyesalan, karena pada akhirnya hubungan tersebut tidak bertahan.
Di bagian akhir, lagu ini terasa seperti bentuk penerimaan. Ia sadar bahwa masing-masing dari mereka mungkin akan menjalani hidup dengan orang lain dan berjalan di jalan yang berbeda. Meski begitu, kenangan tentang hubungan itu tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya. Ia hanya berharap suatu hari nanti jalan hidup mereka bisa bertemu lagi, entah sebagai kenangan lama atau sebagai dua orang yang sudah sama-sama belajar dari masa lalu.