Lagu "Memilih Dirinya" dari Ngatmombilung menggambarkan perasaan seseorang yang ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintainya karena memilih orang lain. Dari awal lirik sudah terasa suasana sedih dan kehilangan yang mendalam. Ia masih menyimpan kenangan dan perasaan yang tersisa, tetapi harus menerima kenyataan bahwa orang yang dicintainya sudah bukan miliknya lagi. Yang membuatnya semakin sakit adalah perpisahan itu terjadi tanpa penjelasan yang benar-benar memuaskan, sehingga muncul pertanyaan besar dalam hatinya: sebenarnya apa kesalahannya?
Lirik "coba kau katakan sekali saja di mana salahku" menunjukkan bahwa tokoh dalam lagu ini bukan hanya sedih karena ditinggalkan, tetapi juga bingung dan terus mencari alasan di balik berakhirnya hubungan mereka. Ia mencoba introspeksi dan bertanya-tanya apakah dirinya yang menjadi penyebab perpisahan itu. Namun, di saat yang sama, ia juga merasa bahwa kehadiran orang ketiga adalah alasan utama mengapa sang kekasih memilih pergi. Perasaan ini membuatnya terjebak antara menyalahkan diri sendiri dan menerima kenyataan bahwa hati orang yang dicintainya memang sudah berpaling.
Secara keseluruhan, lagu ini bercerita tentang sulitnya menerima kenyataan ketika seseorang yang kita perjuangkan memilih orang lain. Bukan hanya soal kehilangan pasangan, tetapi juga kehilangan jawaban dan kepastian. Vibes lagu ini sangat relate bagi orang yang pernah ditinggalkan tanpa penjelasan yang jelas, hingga akhirnya terus bertanya-tanya tentang apa yang kurang dari dirinya. Padahal terkadang, perpisahan bukan karena kita kurang baik, melainkan karena hati seseorang sudah memilih tempat yang berbeda untuk berlabuh.