Sembuhkan lukanya seperti dulu
Di saat diriku coba 'tuk bahagiakanmu
Kau hadirkan dia, sengaja menggantikanku
Kamu yang tak pernah mengerti
Rasanya menjadi aku
Saat ku percayakan hatiku kepadamu
Kau memilih dia dan pergi tinggalkan aku
Tak perlu meminta padaku lagi
Lanjutkan hidupmu seperti yang kau ingini
Pergilah kekasih, pergi dan jangan kembali
Tenanglah hatimu tanpa ada aku lagi
Kau takkan mengerti rasa tak berbalas terkhianati
Dulu tak hanya sekali
Kau lukai hatiku dan berulang kali
Baru ku sadari besar cinta tak sedikit pun kau hargai
Tak perlu meminta padaku lagi
Lanjutkan hidupmu seperti yang kau ingini
Pergilah kekasih, pergi dan jangan kembali
Tenanglah hatimu tanpa ada aku lagi
Kau takkan mengerti rasa tak berbalas terkhianati
Dulu tak hanya sekali
Kau lukai hatiku dan berulang kali
Baru ku sadari besar cinta tak sedikit pun kau hargai
Bukan aku lagi yang bahagiakanmu nanti
Makna Lagu Bukan Aku Lagi
Lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sudah lelah mempertahankan hubungan yang terus-menerus menyakitinya. Meski pernah memberikan cinta, kepercayaan, dan kesempatan berkali-kali, semua usaha itu justru berakhir dengan kekecewaan. Orang yang dicintainya memilih orang lain dan meninggalkannya begitu saja, sehingga muncul rasa sakit karena merasa tidak dihargai dan dikhianati. Luka yang ditinggalkan pun terasa begitu dalam sampai waktu yang berlalu belum mampu menghapus semua kenangan dan rasa kecewa tersebut.
Lagu ini juga menunjukkan proses seseorang untuk akhirnya sadar bahwa tidak semua cinta layak diperjuangkan. Setelah berkali-kali disakiti, ia mulai memahami bahwa perasaannya selama ini tidak pernah benar-benar dihargai. Kesadaran itu membuatnya memilih untuk berhenti berharap dan tidak lagi memberi kesempatan kepada orang yang telah menyakitinya. Ada rasa marah, sedih, dan kecewa yang bercampur menjadi satu, tetapi juga muncul keberanian untuk melepaskan hubungan yang sudah tidak sehat.
Pada akhirnya, lagu ini bukan hanya tentang patah hati, tetapi juga tentang belajar menghargai diri sendiri. Meskipun berat menerima kenyataan bahwa orang yang dicintai memilih pergi, ia memutuskan untuk melanjutkan hidup tanpa terus terjebak dalam luka lama. Lagu ini menggambarkan momen ketika seseorang memilih menutup sebuah cerita yang penuh pengkhianatan dan merelakan orang yang pernah sangat berarti, sambil menyadari bahwa kebahagiaan orang tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawabnya.