Lagu Cidro Asmoro dari Ndarboy Genk ini nyeritain sakitnya dikhianati dalam hubungan yang udah diperjuangin mati-matian. Dari awal, kerasa banget rasa kecewanya, dia udah kasih hati sepenuhnya, bahkan rela berkorban banyak, tapi ujung-ujungnya malah cuma jadi "selingan". Yang paling nyesek, ternyata hubungan yang dia kira serius cuma dianggap main-main sama pasangannya.
Di bagian tengah, lagu ini nunjukin betapa dalam luka yang ditinggalin. Semua kenangan, perjuangan, sampai momen susah bareng jadi terasa sia-sia. Apalagi ada lirik yang ngingetin kalau dulu dia selalu ada saat pasangannya butuh, tapi sekarang malah dilupain. Itu bikin rasa sakitnya makin real, kayak "kok bisa secepat itu berubah?".
Intinya, lagu ini tentang cinta yang dikhianati dan belajar ikhlas walaupun hati hancur. Dia akhirnya milih pergi, bukan karena nggak sayang, tapi karena sadar nggak dihargai. Walaupun masih sakit, dia tetap berusaha kelihatan kuat ("macak rapapa"). Vibenya dalem banget, campuran kecewa, sedih, tapi juga ada sedikit kekuatan buat move on