• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Kirang - Nayla Fardila

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Kirang - Nayla Fardila
youtube.com/ Nayla Fardila
Kembang sing layu
Wingi wes mbok sirami
Ati sing tatu
Wingi wes mbok obati

Nanging ngopo saiki
Aku dewe njalani
Mbok punthes ati
Ora ngelingi

Opo iki cen luputku
Tego tegane sliramu
Jane mung masalah tresno
Tapi atiku kuciwo

Jajal omong kurangku opo
Jajal bandingno sing lio
Bola bali tok duakno
Pun niki sing terakhir loro

Jujur isih sok kelingan
Kabeh kenangan
Isih sok terbayang bayang
Esemmu sayang

Kepontang panting uripku
Koe lungo ninggalke aku
Jarene mung siji aku
Nyatane pilihanmu dudu aku

Opo iki cen luputku
Tego tegane sliramu
Jane mung masalah tresno
Tapi atiku kuciwo

Jajal omong kurangku opo
Jajal bandingno sing lio
Bola bali tok duakno
Pun niki sing terakhir loro

Hu wo jujur isih sok kelingan
Kabeh kenangan
Isih sok terbayang bayang
Esemmu sayang

Kepontang panting uripku
Koe lungo ninggalke aku
Jarene mung siji aku
Nyatane pilihanmu dudu aku

Jujur isih sok kelingan
Kabeh kenangan
Isih sok terbayang bayang
Esemmu sayang

Kepontang panting uripku
Koe lungo ninggalke aku
Jarene mung siji aku
Nyatane pilihanmu dudu aku

Jarene mung siji aku
Nyatane pilihanmu dudu aku

Makna Lagu Kirang

Lagu "Kirang" dari Nayla Fardila menceritakan tentang seseorang yang merasa kecewa dan patah hati setelah ditinggalkan oleh orang yang pernah memberinya banyak harapan. Di awal lagu digambarkan bahwa dulu sang kekasih hadir seperti penyembuh luka, memberi perhatian dan membuat hidup terasa lebih baik. Namun seiring waktu, semuanya berubah. Orang yang dulu mengobati luka justru menjadi penyebab luka baru dengan memilih pergi dan meninggalkan hubungan yang sudah dibangun bersama.

Bagian yang paling terasa adalah ketika tokoh dalam lagu terus mempertanyakan dirinya sendiri. Lirik seperti "Jajal omong kurangku opo" (coba bilang kurangku apa) menunjukkan perasaan seseorang yang sedang mencari jawaban atas kegagalan cintanya. Ia merasa sudah memberikan yang terbaik, setia, dan percaya pada janji-janji yang pernah diucapkan. Namun pada akhirnya, ia tetap bukan orang yang dipilih. Karena tidak mendapatkan alasan yang jelas, muncul rasa bingung, kecewa, sekaligus sedih yang terus menghantuinya.

Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan fase setelah ditinggalkan seseorang yang sangat dicintai, ketika kenangan masih sering datang tanpa diundang. Walaupun hubungan sudah berakhir, senyum, kebersamaan, dan janji masa lalu masih terus terbayang. Vibes lagu ini relate banget buat orang yang pernah merasa menjadi "pilihan utama", tetapi akhirnya sadar bahwa kenyataannya mereka bukanlah orang yang benar-benar dipilih. Pesan yang terasa dari lagu ini adalah bahwa tidak semua perpisahan terjadi karena kita kurang baik; terkadang seseorang pergi bukan karena kekurangan kita, melainkan karena hatinya memang sudah memilih jalan yang lain.