HOME » LIRIK LAGU » N » NABILA TAQIYYAH » LIRIK LAGU NABILA TAQIYYAH

Lirik Lagu Menikmati Kebohongan - Nabila Taqiyyah

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Hampir tak ada hampaKar'na indah memori antara kita berduaBanyaknya perdebatan buat kita tak sejalanNamun, aku bertahan
Ku tahu kaucurangi akuJelaskan mengapa kau tega?Hm-mm
Tak mampu berkata-kata lagiHatiku hancur berkali-kaliKu sakit dalam diamKu tersenyum meski nyatanya terluka
Sadarkah, aku yang s'lalu adaSaat kau butuh tempat bersandar?Tolong jujur padakuMasih pantaskah diriku di hati?
Tanpa kusadariBerbulan penuh denganKebohongan yang t'lah kaututupiKu hanya nikmatiKebohongan yang kauberi selama ini, Kekasih
Tak mampu berkata-kata lagiTak mampu berkata-kata lagiHatiku hancur berkali-kaliKu sakit dalam diamKu tersenyum meski nyatanya terluka, ho-oh-oh-wo
Sadarkah, aku yang s'lalu adaSaat kau butuh tempat bersandar?Tolong jujur padakuMasih pantaskah diriku di hati? Hu-uh-hu
Tolong jujur padakuMasih pantaskah diriku di hati?