Kau pegang itu, di tanganmu
And let it flow, this cruelty
Dan biarkan mengalir, kebengisan ini
Of youth as you fall again
Di masa muda saat kau terjatuh lagi
Alone, In the compromise of truth
Sendirian, dalam kompromi kebenaran
It’s in the eyes
Ada di matanya
I can tell, you will always be danger
Aku bisa lihat, kau akan selalu jadi bahaya
We had it tonight, why do you leave it open?
Kita punya ini malam ini, kenapa kau biarkan terbuka?
And the stakes remain too high
Dan taruhannya tetap terlalu tinggi
For this silent mind
Untuk pikiran yang diam ini
And the shake, the lonely itch
Dan getaran, rasa gatal yang sepi
That courses down my spine
Yang mengalir di sepanjang tulang belakangku
To leave a love divine
Untuk meninggalkan cinta yang suci
Don’t leave a love divine
Jangan tinggalkan cinta yang suci
It’s a water tight excuse
Ini adalah alasan yang sangat kuat
It’s in the eyes
Ada di matanya
I can tell, you will always be danger
Aku bisa lihat, kau akan selalu jadi bahaya
We had it tonight, why do you always seek absolution?
Kita punya ini malam ini, kenapa kau selalu mencari pengampunan?
It’s in the eyes
Ada di matanya
I can tell you will always be danger
Aku bisa lihat kau akan selalu jadi bahaya
How does the earth around your feet
Bagaimana tanah di sekitarmu
Just slip away?
Bisa begitu saja menghilang?
And abandon, that greets you in the night
Dan pengabaian, yang menyambutmu di malam hari
With snake eyes, the most precious kind
Dengan mata ular, jenis yang paling berharga
It’s in the eyes!
Ada di matanya!
I can tell, you will always be danger!
Aku bisa lihat, kau akan selalu jadi bahaya!
We had it tonight! Why do you always seek absolution?
Kita punya ini malam ini! Kenapa kau selalu mencari pengampunan?
It’s in the eyes!
Ada di matanya!
I can tell you will always be danger!
Aku bisa lihat kau akan selalu jadi bahaya!