Twenty cigarettes and I lit me one
Dua puluh rokok dan aku nyalain satu.
On that redwood deck on Demonbreun
Di dek kayu merah di Demonbreun.
She was with her friends, left 'em standin' there
Dia bersama temannya, ninggalin mereka di sana.
There was more than smoke in that summer air
Ada lebih dari sekadar asap di udara musim panas itu.
[Chorus 1]
We burnt two while she told me 'bout her hometown
Kita habisin dua sambil dia cerita tentang kampung halamannya.
She was drinkin' Titos, said I better slow down
Dia minum Titos, bilang aku harus pelan-pelan.
I was like, "Hell, no, I ain't drinkin' by myself, no"
Aku bilang, "Ah, tidak, aku nggak mau minum sendirian."
Said she loved my accent so I kept talkin'
Dia bilang suka aksenku, jadi aku terus ngobrol.
Reached for the pack on the table by my wallet
Menggapai paket rokok di meja dekat dompetku.
We tore off to light the night we had left
Kita melanjutkan untuk menerangi malam yang tersisa.
[Verse 2]
With thirteen cigarettes and I lit me one
Dengan tiga belas rokok, aku nyalain satu.
With the windows cracked in my old half-ton
Dengan jendela terbuka di truk tua setengah tonku.
Singin' take me home on them country roads
Nyanyi "bawa aku pulang" di jalan-jalan pedesaan itu.
So I turned off on one then next thing you know
Jadi aku belok di satu jalan, dan tahu-tahu...
[Chorus 2]
We had a beer bottle lookin' like an ashtray
Kita punya botol bir yang kelihatan kayak asbak.
Under that full moon she was 'bout halfway
Di bawah bulan purnama, dia udah setengah jalan.
Naked in my truck bed, so I helped her with the rest
Telanjang di bak trukku, jadi aku bantu dia dengan sisanya.
She was sayin' my name, barely even knew it
Dia manggil namaku, bahkan hampir nggak tahu itu.
We were both lyin', said we never do this
Kita berdua berbohong, bilang kita nggak akan pernah melakukan ini.
To the music of the wind through the woods
Sambil mendengarkan musik angin di antara pepohonan.
[Bridge]
It was probably somewhere around two
Mungkin sekitar jam dua.
In the morning by the time we got down to
Pagi-pagi saat kita mulai...
[Verse 3]
That lucky cigarette, layin' on our backs
Rokok keberuntungan itu, tergeletak di punggung kita.
We were out of breath, we both took a drag
Kita kehabisan napas, kita berdua menghisapnya.
Blew it in the sky, she was gone like that
Meniupnya ke langit, dia menghilang begitu saja.
One hell of a night, one hell of a pack
Satu malam yang luar biasa, satu bungkus yang gila.