Ketika aku membalik halaman
the corner bent into a perfect dog ear
sudutnya terlipat sempurna seperti kuping anjing
as if the words knew I'd need them again
seolah kata-kata itu tahu aku akan membutuhkannya lagi
but at that time I couldn't see it
tapi saat itu aku tidak bisa melihatnya
I would read that page every day
Aku akan membaca halaman itu setiap hari
for the next year
selama setahun ke depan
she sang a short tune
dia menyanyikan lagu pendek
da, da da da da da
da, da da da da da
I came from her soft touch
aku datang dari sentuhannya yang lembut
and slept
dan tertidur
we sat on a shoreline
kami duduk di tepi pantai
watching wind scalp the white off the waves
menyaksikan angin mengikis busa ombak
sitting on a shoreline
duduk di tepi pantai
and if I could do it
dan jika aku bisa melakukannya
I'd dog ear this page
aku akan melipat halaman ini
we spoke about growing old
kami berbicara tentang menua
and filling the future's empty stage
dan mengisi panggung kosong masa depan
she sang a short tune
dia menyanyikan lagu pendek
da, da da da da da
da, da da da da da
I came from her soft touch
aku datang dari sentuhannya yang lembut
and slept
dan tertidur
when I turn the page
ketika aku membalik halaman
the corner bent into a perfect dog ear
sudutnya terlipat sempurna seperti kuping anjing
as if the words knew I'd need them again
seolah kata-kata itu tahu aku akan membutuhkannya lagi
I hope the weather holds
Aku harap cuacinya baik
but you don't need the sun to make you shine
tapi kau tidak perlu matahari untuk bersinar
these island towns don't care for city folk
kota-kota pulau ini tidak peduli pada orang kota
but I think we can starve the city from our minds.
tapi aku rasa kita bisa mengusir kota dari pikiran kita.
I know we won't want for much
Aku tahu kita tidak akan menginginkan banyak
it's just you and me and a bed and a shoreline
hanya kau dan aku serta sebuah tempat tidur dan tepi pantai