Untuk membuat ayahku bangga
To make my mother smile
Untuk membuat ibuku tersenyum
I need no conquered worlds, a flame
Aku tak butuh dunia yang ditaklukkan, sebuah api
Not set, the paceful style
Tak terikat, gaya yang tenang
If I can follow through
Jika aku bisa terus melangkah
Oh, love think wavely me as my tears
Oh, cinta, pikirkan aku dengan lembut seperti air mataku
I'll find the way to sell my clothes
Aku akan menemukan cara untuk menjual pakaianku
Avoiding ships a fuss
Menghindari keributan yang tak perlu
If I don't come up, number one
Jika aku tidak jadi yang nomor satu
I'll stand not well apart
Aku tak akan berdiri terpisah
As one for numbered numbers
Sebagai satu dari sekian banyak
When knowing in my heart
Saat aku tahu di dalam hatiku
I dare not to be done
Aku tak berani untuk menyerah
To always do my best
Untuk selalu memberikan yang terbaik
By listening to me, myself
Dengan mendengarkan diriku sendiri
So he can do or else
Agar dia bisa melakukan atau tidak
(Of without compromise,
(Tanpa kompromi,
Shall follow the feel of constant care)
Akan mengikuti perasaan perhatian yang konstan)
In my eleven hour
Di jam kesebelasku
I'll be a man the way
Aku akan jadi pria dengan cara
To face whatever force my way
Menghadapi segala kekuatan yang menghadang
Prepared that are a shame
Siap untuk menghadapi rasa malu
To just recall the part of guide
Hanya untuk mengingat bagian dari petunjuk
For which I have been named
Untuk yang telah menamakan aku
A man and a woman's youngest son
Anak bungsu seorang pria dan wanita
Who are growing still a child
Yang masih tumbuh sebagai seorang anak
And that will make my father proud
Dan itu akan membuat ayahku bangga
And make my mother smile...
Dan membuat ibuku tersenyum...
(Proud)
(Bangga)