Lagu Ripples dari Maximillian menceritakan tentang seseorang yang berusaha menerima perpisahan, tetapi masih menyimpan luka yang belum benar-benar sembuh. Meski berulang kali mencoba mengikhlaskan, ia tetap dihantui kenangan bersama mantan kekasihnya. Lirik "I hope you think about me when you're kissing him" menjadi simbol bahwa ia berharap dirinya masih memiliki tempat di hati sang mantan, bahkan ketika mantannya sudah bersama orang lain. Bukan karena ingin kembali, melainkan karena sulit menerima bahwa semua kenangan itu bisa tergantikan begitu saja.
Simbol utama dalam lagu ini ada pada lirik "I hope the ripples in the water will make it all a little harder". Riak air digambarkan sebagai jejak kenangan yang terus menyebar, sekecil apa pun peristiwanya. Sama seperti riak yang terus meluas setelah sebuah batu dijatuhkan ke air, kenangan dalam sebuah hubungan juga akan terus muncul dan memengaruhi kehidupan seseorang, meski hubungan itu telah berakhir. Lagu ini menyiratkan bahwa setiap tempat yang pernah dikunjungi, setiap momen yang pernah dibagi, akan selalu meninggalkan bekas yang sulit dihapus.
Di bagian akhir, lirik "If he loves you, then he can have ya" terdengar seperti bentuk penerimaan, tetapi sebenarnya masih menyimpan rasa kecewa dan pasrah. Tokoh dalam lagu ini memilih melepaskan orang yang dicintainya, meski jauh di dalam hatinya masih berharap sang mantan sesekali mengingat dirinya. Secara keseluruhan, Ripples menggambarkan bahwa setelah sebuah hubungan berakhir, yang paling sulit dilupakan bukan hanya orangnya, melainkan jejak-jejak kenangan yang terus muncul dalam kehidupan sehari-hari dan membuat proses move on terasa jauh lebih berat.