Matamu penuh makna
Manis bibirmu bilang aku cintamu
Ajakku bercerita lewat harum wangi tubuhmu
Pre chorus
Sama sama saling usaha
Beri cinta paling sempurna
Chorus
Tak pernah bisa kubayangkan
Hidupku tanpa kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Asalkan sama kamu sayang
Pastikan dengan kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Verse 2:
Hey, Marion
I’m back again
But this time we are more than just a special friend
Now it’s me and you
Aku dan kamu takkan terpisahkan sampai di ujung waktu
Tiktok tiktok, baby if you ask me
You’re the B.E.S.T
Selalu FYP
Dirimulah yang selalu ku nanti
Percayalah ku kan cintaimu sampai mati
Bridge
Hati sepertimu tak pernah ada
Kamu yang kupuja
Aku yang kamu cinta
Chorus
Tak pernah bisa kubayangkan
Hidupku tanpa kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Asalkan sama kamu sayang
Pastikan dengan kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Interlude:
Berikanlah cintamu
Hanya untuk diriku
Selamanya sampai akhir dunia
Hanya kau yang ku mau
Selamanya sampai tutup usia
Tak pernah bisa kubayangkan
Hidupku tanpa kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Asalkan sama kamu sayang
Pastikan dengan kamu sayang
Jangankan dunia melarang
Tetap saja mabuk cinta
Makna Lagu 'Kawin Lari'
Lagu ini menggambarkan cinta kuat yang begitu menguasai hati hingga sulit dibayangkan hidup tanpa pasangan. Pada bagian awal, liriknya memotret betapa dalamnya ikatan emosional yang tercipta dari tatapan, kata-kata manis, hingga keintiman yang dirasakan bersama. Ada usaha dua arah untuk saling mencintai dengan cara terbaik, seolah hubungan ini dibangun dengan kesadaran penuh bahwa keduanya sama-sama ingin mempertahankannya.
Di bagian selanjutnya, lagu menegaskan bahwa hubungan ini bukan lagi sekadar kedekatan biasa, melainkan jalinan cinta yang dianggap tak akan terpisahkan. Ungkapan-ungkapan manis dan penuh keyakinan menunjukkan betapa besar apresiasi dan kekaguman terhadap pasangan. Kesetiaan digambarkan sebagai janji yang akan bertahan “sampai mati,” dan seluruh perasaan itu berpuncak pada pengakuan bahwa apa pun yang terjadi, bahkan jika dunia melarang, mereka tetap akan “mabuk cinta” dan memilih satu sama lain hingga akhir.