Ko tu pikir bagaimana
Pakai cara lama masa mau tipu ketua
Jadi sebelum ko selingkuh
Sa lebih pintar
Sa selingkuh duluan
Ada satu cerita lucu-lucu
Masak ular berani mau tipu naga
Sayang kau pu main
Main di belakang ko diam-diam ado
Itu sa su star duluan
Ko otak dimana
Ko tu pikir bagaimana
Pakai cara lama masa mau tipu ketua
Jadi sebelum ko selingkuh
Sa lebih pintar
Sa selingkuh duluan
Ijin yang macam bagini
tapi ko pernah panggil sayang
Kau umbar-umbar dia yang sekarang
Sa ni ko pernah sleep call sampai pagi
Ko otak dimana
Ko tu pikir bagaimana
Pakai cara lama masa mau tipu ketua
Jadi sebelum ko selingkuh
Sa lebih pintar
Sa selingkuh duluan
Rap:
Hey hey hey
Tang ting tung
Kau bikin hati ini lontang-lantung
Hey pacar dengan kau itu tra untung
Hey kalau sudah putus no-no sambung
Say say jang bale
Jang bale lagi nona
Su bukan ko pu rumah
Keluar masuk ikut suka
Hati patah
Cinta juga patah
Dulu suka
Sekarang mau muntah
Jangan lai kau datang minta-minta bale
Stop sudah dengan kisah ini
Memang ko ko ko
Ko otak dimana
Ko tu pikir bagaimana
Pakai cara lama masa mau tipu ketua
Jadi sebelum ko selingkuh
Sa lebih pintar
Sa selingkuh duluan
Ko otak dimana
Makna di balik lagu 'Otak di Mana'
Lagu Otak di Mana dari Mario G Klau dan Juan Reza menyampaikan sindiran tajam untuk seseorang yang terjebak dalam hubungan toxic. Lewat liriknya, lagu ini mempertanyakan bagaimana seseorang bisa terus mengulangi kesalahan, menyakiti orang yang tulus, dan tetap bertindak seolah semuanya baik-baik saja. Pesan utamanya, yaitu mempertanyakan di mana logika dan hati nurani orang yang tega menyia-nyiakan cinta yang sudah diberikan dengan sepenuh hati.
Di balik nada sindirannya yang cukup pedas, lagu ini juga mengajak pendengar untuk lebih berani menghargai diri sendiri. Lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak semua sikap buruk harus terus dimaklumi, terutama jika hubungan yang dijalani hanya membawa luka dan kekecewaan.