Lagu "Untuk Yang BersamaNya" – Mahalini ini kerasa banget vibes kehilangan orang tersayang yang udah nggak ada di dunia, tapi cintanya masih hidup di hati. Dari awal liriknya udah nunjukin kalau si penyanyi lagi berusaha kuat, walaupun rasanya "membiru" alias sedih banget. Kehilangan sosok yang dulu jadi tempat bersandar, tempat cerita, tempat ngadu, itu jelas bukan hal yang gampang. Tapi di balik rasa sedih itu, ada ketegaran kayak lagi belajar berdiri sendiri meski hati rasanya kosong.
Masuk ke bagian reff, maknanya makin dalem. Walaupun raganya udah "menjauh" dan pergi untuk selamanya, hatinya masih terasa dekat. Ada konsep ikhlas tapi belum sepenuhnya lepas, karena jujur masih pengen ketemu, masih sering kangen, masih sering keinget kenangan lama. Orang yang pergi itu sekarang cuma bisa ditemui lewat doa dan ingatan. Dan itu real banget sih, karena kehilangan bukan soal lupa, tapi soal belajar hidup dengan kenangan.
Di bagian akhir, lagu ini kayak jadi bentuk penerimaan. Langkah terasa berat tanpa dia, tapi cinta yang pernah ada tetap jadi cahaya di saat hati lagi gelap. Jadi bukan cuma lagu sedih, tapi juga tentang rasa syukur pernah punya cinta sebesar itu. Intinya, walaupun dia udah bersama-Nya, cintanya tetap "bersinar terang" dan jadi kekuatan buat yang ditinggalkan.