Lagu ini ceritanya tentang penyesalan setelah hubungan berakhir, karena dulu terlalu takut buat jujur soal perasaan sendiri. Tokohnya baru sadar kalau orang itu sebenarnya yang paling dia mau, tapi semuanya telanjur terlambat buat diperjuangin. Kenangan kecil yang dulu kelihatan sepele sekarang malah jadi hal paling dirinduin.
Bagian "say that" jadi simbol keberanian yang datangnya kepagian dia akhirnya bisa ngaku cinta, tapi orangnya udah nggak di sampingnya lagi. Ada rasa sedih, kehilangan, dan nyalahin diri sendiri karena dulu milih diam daripada ngomong jujur. Intinya, ini lagu tentang cinta yang hampir jadi nyata, tapi gagal cuma karena nggak sempat diungkapkan.