Makna lirik lagu ini ngangkat perasaan insecure dan impostor syndrome yang muncul saat seseorang berada di hubungan yang terasa terlalu indah buat dipercaya. Si tokoh merasa jatuh cinta sedalam itu, sampai semua pertahanan yang selama ini dia bangun runtuh begitu saja. Ada rasa kagum yang besar, tapi barengan dengan takut, takut kalau dirinya sebenarnya nggak sepantas itu dicintai. Makanya muncul metafora "stranger in my bed", bukan karena orang lain, tapi karena dia sendiri merasa asing dengan situasi bahagia yang lagi dia alami.
Di bagian chorus dan verse kedua, rasa cemasnya makin kuat. Dia mulai overthinking, takut ketahuan "siapa dirinya sebenarnya", seolah cinta ini hanya kebetulan dan suatu saat pasangannya bakal sadar kalau dia bukan orang yang layak. Detak jantung yang cepat, paranoia, dan ketakutan kehilangan menunjukkan betapa besarnya tekanan batin yang dia rasakan meski secara kasat mata semuanya terlihat baik-baik saja.
Secara keseluruhan, lagu ini cerita tentang konflik batin saat cinta datang di waktu yang nggak terduga. Bahagia, tapi dibarengi rasa nggak percaya diri dan krisis identitas. Kalimat "I don’t really know who I am anymore" menegaskan bahwa jatuh cinta bisa bikin seseorang mempertanyakan dirinya sendiri. Ini lagu yang relatable banget buat siapa pun yang pernah merasa, “Kok bisa ya gue dicintai sebesar ini?” dan takut kalau semua ini cuma mimpi yang sewaktu-waktu bisa hilang.