Kau tahu, pemilik rumah sudah menekan bel pintu depan aku.
I let it ring for a long, long spell.
Aku biarkan bel itu berbunyi cukup lama.
I went to the window,
Aku pergi ke jendela,
I peeped through the blind,
Aku mengintip lewat tirai,
And asked him to tell me what was on his mind.
Dan bertanya padanya apa yang ada di pikirannya.
He said,
[Chorus:]
"Money, honey, a-huh-huh
"Uang, sayang, a-huh-huh
Money, honey.
Uang, sayang.
Money, honey, if you wanna get along with me."
Uang, sayang, jika kau mau akur denganku."
Well, I screamed and I hollered,
Yah, aku berteriak dan bergejolak,
I was so hard-pressed.
Aku sangat tertekan.
I called the woman that I loved the best.
Aku menelepon wanita yang paling aku cintai.
I finally got my baby 'bout half past three,
Akhirnya aku menghubungi pacarku sekitar jam tiga setengah,
She said I'd like to know whatcha want with me.
Dia bilang, dia ingin tahu apa yang kau inginkan darinya.
I said,
[Chorus]
Well, I said "Tell me baby, what's wrong with you?
Yah, aku bilang "Katakan padaku sayang, ada apa denganmu?
From this day on our romance is through?"
Mulai hari ini, kisah cinta kita sudah selesai?"
I said "Tell me baby, face to face
Aku bilang "Katakan padaku sayang, langsung saja
How could another man take my place?"
Bagaimana mungkin pria lain bisa menggantikan posisiku?"
She said
[Chorus]
Well, I've learned my lesson and now I know
Yah, aku sudah belajar pelajaran dan sekarang aku tahu
The sun may shine and the winds may blow.
Matahari mungkin bersinar dan angin mungkin bertiup.
The women may come and the women may go,
Wanita mungkin datang dan pergi,
But before I say "I love you so"
Tapi sebelum aku bilang "Aku mencintaimu,"
I want
Aku ingin
[Chorus]