Lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang berusaha menjauh dari orang yang pernah sangat berarti dalam hidupnya. Ia bahkan sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga jarak dan mencoba melupakan. Ia pergi jauh, mencoba menjalani hidup seperti biasa, dan menahan diri untuk tidak menghubungi orang tersebut selama berhari-hari. Tapi di balik usaha itu, sebenarnya hatinya masih penuh dengan keraguan dan rasa rindu.
Perasaan paling kuat dalam lagu ini muncul dari kalimat bahwa "sakit rasanya jadi sesuatu, tapi lebih sakit lagi jadi tidak ada apa-apa bersamamu". Artinya, meskipun hubungan mereka rumit atau menyakitkan, tetap lebih baik punya hubungan meskipun kecil daripada benar-benar kehilangan orang itu sama sekali. Tokoh dalam lagu juga sadar secara logika bahwa hubungan mereka mungkin tidak akan bertahan lama, tapi perasaan tidak selalu bisa dikendalikan oleh logika.
Di bagian akhir, ia akhirnya melanggar janjinya sendiri dan kembali menghubungi orang tersebut. Hal kecil seperti melihat seseorang yang mirip dengan mantannya saja sudah cukup untuk membuat semua perasaan lama muncul lagi. Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan betapa sulitnya melepaskan seseorang yang pernah sangat berarti, bahkan ketika kita tahu hubungan itu mungkin tidak akan berhasil.