Human nature is strange
I know you're bad for me
And I never feel rage
At least not so easily
Has addiction come for me?
[Chorus]
I don't smoke cigarettes
Don't do things I'll regret
Don't mood swing, shoulder bets
But baby, with you, that's just how I get
[Verse 2]
I have every bit of you
Every awful corner
Biting more than I can chew
Just so I'll feel warmer
What a greedy, hungry horror am I
[Chorus]
I don't smoke cigarettes
Don't do things I'll regret
Don't mood swing, shoulder bets
Don't cut strings to attach to
Just some far-sought silhouette
A journey that I'll one day dread
I'm caught up in a web
I'm blinded by you, that's just how I get (The pendulum swings back around)
That's just how I get (I need more tempo, crave more sound)
I don't smoke cigarettes (The pendulum swings back around)
Don't do things I'll regret
Don't mood swing, shoulder bets (I need more tempo, crave more sound)
But baby, with you, that's just how I get (The pendulum swings back around)
[Outro]
Oh, that's just how I get (I need more tempo, crave more sound)
Makna Lagu How I Get - Laufey
Lirik lagu ini ngebahas soal konflik batin yang relate banget. Ada kesadaran kalau seseorang itu sebenarnya toxic dan nggak baik, tapi tetap aja susah buat lepas. Biasanya hidup dijalanin dengan kontrol penuh, nggak gampang marah, nggak neko-neko, dan nggak bikin keputusan bodoh. Tapi di titik tertentu muncul pertanyaan, jangan-jangan ini bukan cuma suka biasa, tapi udah masuk fase candu.
Di bagian chorus, kontrasnya makin kelihatan. Karakter dalam lagu digambarkan sebagai sosok yang disiplin dan tahu batas, bukan tipe yang cari masalah atau drama. Namun saat berhadapan dengan sosok ini, semua prinsip kayak goyah. Emosi jadi naik turun, keputusan jadi impulsif, dan logika terasa kalah sama rasa. Cinta di sini terasa kayak ayunan bandul yang nggak pernah diam, kadang sadar, kadang kebawa arus lagi.
Masuk ke verse berikutnya sampai outro, nuansanya makin intens. Ada pengakuan soal sisi gelap dalam diri, rasa rakus buat punya sepenuhnya, bahkan sampai rela "gigit lebih dari yang sanggup dikunyah" cuma demi rasa hangat sesaat. Terjebak di jaring perasaan, buta karena obsesi, dan tetap pengin lebih banyak lagi. Lagu ini pada akhirnya ngomongin soal cinta yang bikin nagih, chaotic, dan bikin seseorang berubah jadi versi yang bahkan nggak dikenali sebelumnya.