Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang lagi berusaha move on, tapi ternyata hatinya masih nyangkut di masa lalu. Dia sudah mencoba bangkit, bahkan mulai dekat dengan orang baru, tapi di dalam dirinya masih ada perasaan yang belum selesai. Walaupun secara logika dia tahu harus lanjut hidup, hatinya belum sepenuhnya sembuh dan masih terus membandingkan orang baru dengan mantannya.
Di bagian inti, terlihat jelas konflik batin yang dia rasakan. Di satu sisi, dia pengen membuka hati lagi dan kasih kesempatan buat orang baru. Tapi di sisi lain, dia sadar kalau perasaan itu belum tulus, karena bayang-bayang mantan masih kuat banget. Bahkan saat lagi sama orang lain, dia tetap merasa "nggak sama", dan ujung-ujungnya selalu balik ke pikiran kalau mantannya masih yang terbaik.
Secara keseluruhan, makna lagu ini tentang proses move on yang nggak instan dan penuh struggle. Kadang kita pikir sudah siap, tapi ternyata belum sepenuhnya sembuh. Lagu ini juga nunjukin rasa takut yang relate banget, yaitu takut kalau orang yang sudah pergi itu adalah "yang terbaik" yang pernah kita punya. Jadi walaupun mencoba maju, hati tetap butuh waktu buat benar-benar ikhlas dan lepas.