Aku tidak bisa melihat kegelapan sampai sekarang
Only light!
Hanya cahaya!
(though sometimes the shadows flickered across my view)
(meski kadang bayangan melintas di pandanganku)
Light!
Cahaya!
But darkness, this cold emptiness,
Tapi kegelapan, kekosongan yang dingin ini,
Somehow passed me by
Entah bagaimana, itu berlalu begitu saja dariku
Like a charmed thing I sailed
Seperti sesuatu yang terpesona, aku melayang
Slipping through its fingers
Menggelincir melalui jari-jarinya
Blessed until now
Diberkati sampai sekarang
Blessed until now
Diberkati sampai sekarang
Only now, only now, only now
Hanya sekarang, hanya sekarang, hanya sekarang
And I'm beyond recognition
Dan aku tidak bisa dikenali lagi
Gone to some small space in silent stillness
Pergi ke suatu ruang kecil dalam keheningan yang sunyi
Yet something beats anew
Namun ada sesuatu yang berdetak kembali
Somewhere
Di suatu tempat
I'm waiting to be reborn
Aku menunggu untuk terlahir kembali
Only this time, only this time, only this time
Hanya kali ini, hanya kali ini, hanya kali ini
Born in darkness
Terlahir dalam kegelapan
None can dim my light
Tak ada yang bisa meredupkan cahayaku
None. Can. Dim. My. Light.
Tak ada. Bisa. Meredupkan. Cahayaku.