Lirik PKJ 85 Terpancang Salib di Bukit Gersang

Lirik PKJ 85 Terpancang Salib di Bukit Gersang
1. Terpancang salib di bukit gersang,
pertanda siksa dan maut kejam.
Terpaku Kristus dikayu salib,
menanggung nista dan cela.

Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

2. KematianNya bukti kasihNya
bagi manusia yang berdosa,
dan kebangkitanNya anugerah
bagi seluruh dunia.

Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

Makna Lagu Terpancang Salib di Bukit Gersang

Lirik ini mengajak pendengar untuk merenungkan peristiwa penyaliban Yesus di kayu salib. Gambaran salib yang berdiri di bukit gersang serta penderitaan yang dialami Kristus menegaskan betapa berat pengorbanan yang harus Ia tanggung. Pertanyaan dalam refrein, “Apa gerangan kesalahan-Nya?”, menyoroti kenyataan bahwa Yesus sebenarnya tidak bersalah, namun tetap harus menghadapi penghinaan, penderitaan, dan kematian.

Melalui pertanyaan tersebut, lagu ini mengarahkan pendengar pada makna yang lebih dalam, yaitu bahwa kematian Yesus bukan karena kesalahan-Nya sendiri, melainkan karena kasih-Nya kepada manusia. Ia rela menanggung akibat dosa umat manusia agar mereka memperoleh pengampunan dan keselamatan. Pengorbanan di salib menjadi bukti nyata kasih yang begitu besar, bahkan sampai rela menyerahkan nyawa demi orang lain.

Pada akhirnya, lirik ini tidak berhenti pada kisah penderitaan, tetapi juga menegaskan kemenangan melalui kebangkitan Yesus. Kebangkitan-Nya menjadi tanda bahwa kasih dan kuasa Tuhan lebih besar daripada dosa dan kematian. Pesan utamanya adalah mengajak umat untuk mensyukuri pengorbanan Kristus, memahami makna kasih-Nya, dan hidup dalam pengharapan yang lahir dari kebangkitan-Nya.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru