tidur terlelap dan dijaga bundaNya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.
2. Para penggembala menjaga dombanya,
dan malaikat sorga membawa kabar baik.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.
3. Orang Majus ikutlah bintang Betlehem:
Mur dan kemenyan dan emas dibawanya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.
4. Bayi mungil lahir di kandang yang hina.
Mari kita juga bersujud padaNya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.
Makna Lagu Bayi Mungil
Lirik ini menggambarkan suasana damai dan penuh kehangatan saat kelahiran Yesus di Betlehem. Meskipun Ia lahir di kandang yang sederhana dan jauh dari kemewahan, kehadiran-Nya membawa ketenangan dan sukacita yang digambarkan melalui suasana malam yang hening dan tenteram. Kesederhanaan tempat kelahiran-Nya menunjukkan bahwa kasih Tuhan hadir bagi semua orang, tanpa memandang status atau keadaan.
Lagu ini juga menceritakan bagaimana berbagai kelompok orang datang untuk menyambut kelahiran Yesus. Para gembala menerima kabar sukacita dari malaikat, sementara orang-orang Majus menempuh perjalanan jauh dengan mengikuti bintang dan membawa persembahan yang berharga. Hal ini menunjukkan bahwa kelahiran Yesus merupakan peristiwa penting yang membawa harapan bagi seluruh dunia, baik bagi orang sederhana maupun mereka yang terpandang.
Pada akhirnya, lirik ini mengajak pendengar untuk meneladani para gembala dan orang Majus dengan datang kepada Yesus dalam sikap hormat dan penyembahan. Pesan utamanya adalah bahwa di balik kesederhanaan kelahiran-Nya, Yesus adalah Raja dan Juruselamat yang layak menerima penghormatan. Lagu ini mengundang setiap orang untuk membuka hati, menyambut kehadiran-Nya, dan menemukan damai sejahtera yang Ia bawa ke dalam kehidupan.