bahasa manausia dan bahasa malaikat, ataupun yang lainnya,
tapi jika aku tak mempunyai kasih,
aku serupa gong yang mengema dan canang yang gemerincing.
2. Sekalipun diriku memiliki karunia, karunia bernubuat,
sekalipun diriku punya iman sempurna untuk pindahkan gunung,
tapi jika aku tak mempunyai kasih,
tiada berguna lagi diriku, tiada berguna diriku.
3. Sekalipun diriku membagikan semua harta yang kumiliki,
bahkan aku serahkan tubuh jiwa ragaku, dibakar pun ’ku sudi,
tapi jika aku tak mempunyai kasih,
tiada berguna lagi diriku, tiada berguna diriku.
Makna Lagu Sekalipun Diriku Dapat Berkata-Kata
Lirik lagu ini menegaskan bahwa kasih adalah hal paling penting dalam hidup manusia. Sebesar apa pun kemampuan, kepintaran, atau pencapaian seseorang, semuanya akan terasa kosong kalau tidak disertai kasih. Bahkan hal-hal rohani seperti berbicara dengan hebat, punya iman besar, atau melakukan pengorbanan besar sekalipun dianggap tidak berarti tanpa hati yang benar-benar mengasihi. Lagu ini mengingatkan bahwa nilai seseorang bukan hanya dilihat dari apa yang bisa dilakukan, tetapi dari kasih yang ada di dalam dirinya.
Selain itu, lagu ini juga menunjukkan bahwa kasih bukan sekadar kata-kata atau penampilan luar. Seseorang bisa terlihat hebat di depan banyak orang, tetapi kalau hidupnya tidak dipenuhi kasih, semua itu hanya menjadi “suara kosong” yang tidak memberi makna. Kasih digambarkan sebagai dasar dari semua tindakan, karena tanpa kasih, perbuatan baik pun kehilangan tujuan dan nilainya.
Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa kasih adalah inti dari kehidupan dan iman. Kasih membuat semua yang dilakukan menjadi berarti, sedangkan tanpa kasih, semua pencapaian dan pengorbanan menjadi sia-sia. Pesannya sangat relevan: manusia bukan hanya dipanggil untuk hebat atau berhasil, tetapi juga untuk hidup dengan hati yang penuh kasih kepada sesama.