Mana benda yang kekal dihidupmu? Hanyalah kasih tak akan lekang.
Reff:
Tiada yang baka didalam dunia, s’gala yang indah pun akan lenyap.
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus sungguh bernilai dan tinggal tetap.
2. Jangan menyia-yiakan waktumu, hibur dan tolonglah yang berkeluh.
Biarlah lampumu t’rus bercahaya, muliakanlah Tuhan dihidupmu.
Reff:
Tiada yang baka didalam dunia, s’gala yang indah pun akan lenyap.
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus sungguh bernilai dan tinggal tetap.
3. Karya jerihmu demi Tuhan Yesus ‘kan dihargai benar olehNya.
Kasih yang sudah kau taburkan didunia nanti kau tuai di sorga mulia.
Reff:
Tiada yang baka didalam dunia, s’gala yang indah pun akan lenyap.
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus sungguh bernilai dan tinggal tetap.
Makna Lagu Pakailah Waktu Anugrah Tuhanmu
Lirik lagu ini mengingatkan bahwa hidup manusia itu singkat, jadi waktu yang ada harus dipakai dengan bijak. Dunia dengan segala keindahannya tidak bersifat abadi, semuanya bisa berubah dan hilang. Yang benar-benar bernilai dan bertahan lama justru adalah kasih yang dilakukan demi Tuhan dan sesama. Jadi, hidup bukan cuma soal mengejar hal-hal sementara, tapi juga tentang meninggalkan kebaikan yang punya makna lebih dalam.
Selain itu, lagu ini mengajak untuk tidak menyia-nyiakan waktu, tetapi mengisinya dengan hal-hal yang baik seperti menolong orang lain, menghibur yang sedang susah, dan tetap menjadi terang bagi sekitar. Setiap perbuatan baik yang dilakukan dengan tulus dianggap sebagai sesuatu yang berharga di hadapan Tuhan. Bahkan, kasih yang ditabur di dunia akan memiliki “balasan” atau buah yang indah di kemudian hari.
Secara keseluruhan, lagu ini memberi pesan supaya hidup dijalani dengan penuh kesadaran, kebaikan, dan kasih. Fokus utamanya adalah menggunakan waktu sebaik mungkin untuk melakukan hal yang berarti, karena yang benar-benar kekal bukanlah harta atau kesenangan dunia, melainkan kasih yang dilakukan dengan tulus demi Tuhan dan sesama.