bila tiada rela sujud dan sungkur?
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada hati tulus dan syukur?
Reff:
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.
2. Marilah ikut melayani orang berkeluh,
agar iman tetap kuat serta teguh.
Itulah tugas pelayanan, juga panggilan,
persembahan yang berkenan bagi Tuhan.
Reff:
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.
3. Berbahagia orang yang hidup beribadah,
yang melayani orang susah dan lemah
dan penuh kasih menolong orang yang terbeban;
itulah tanggung jawab orang beriman.
Reff:
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.
Makna Lagu Apalah Arti Ibadahmu
Lirik lagu ini menekankan bahwa ibadah bukan cuma soal datang ke gereja, bernyanyi, atau menjalankan kegiatan rohani, tetapi juga tentang sikap hati dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Lagu ini mengingatkan bahwa ibadah akan terasa kosong kalau tidak dilakukan dengan ketulusan, rasa syukur, dan kerendahan hati. Pesan utamanya cukup dalam dan relate: Tuhan tidak hanya melihat ritual, tetapi juga bagaimana seseorang memperlakukan orang lain.
Selain itu, lagu ini juga mengajarkan bahwa bentuk ibadah yang sejati adalah mengasihi dan melayani sesama, terutama mereka yang sedang susah, lemah, atau terbeban. Menolong orang lain, peduli, dan hadir bagi mereka yang membutuhkan dianggap sebagai persembahan yang paling berkenan di hadapan Tuhan. Jadi, iman bukan hanya disimpan untuk diri sendiri, tetapi harus terlihat lewat tindakan yang penuh kasih dan kepedulian.
Secara keseluruhan, lagu ini mengajak pendengarnya untuk menjalani iman secara nyata dan tulus, bukan sekadar formalitas. Ibadah sejati digambarkan sebagai hidup yang jujur, penuh kasih, dan mau melayani orang lain dengan hati yang murni. Pesan ini relevan banget di kehidupan sekarang, karena mengingatkan bahwa kebaikan kecil kepada sesama juga merupakan bagian penting dari hubungan dengan Tuhan.