Gembala yang baik memanggil domba,
membaringkannya di padang hijau.
Domba dituntun ke air tenang.
Gembala yang baik kenal dombaNya.
Reff:
Gembala yang baik Tuhanku Yesus,
memb'riku hidup, dosa ditebus.
Gembala yang baik kenal dombaNya,
dipimpinNya t'rus di jalan lurus.
2
Bila gembala datang menyapa,
kawanan domba kenal suaraNya.
Tuhanku Yesus Gembala yang baik.
aku pun juga kenal suaraNya.
3
Meski ancaman selalu datang,
'ku tak kan gentar, niscaya menang.
Yesus Gembala, aku dombaNya.
Dib'rikanNya damai, hidupku tentram.
Makna Lagu Gembala Yang Baik
Lirik ini menggambarkan Yesus sebagai Gembala yang baik yang memelihara, menuntun, dan melindungi umat-Nya seperti seorang gembala merawat domba-dombanya. Pada bait pertama, gambaran “padang hijau” dan “air tenang” melukiskan pemeliharaan Tuhan yang memberi kedamaian, kecukupan, dan ketenangan hidup. Gembala yang baik juga mengenal setiap dombanya secara pribadi, menunjukkan kedekatan dan perhatian Tuhan kepada setiap orang.
Refrain menegaskan bahwa Yesus adalah Gembala yang memberikan hidup dan menebus dosa manusia. Karena dipimpin oleh-Nya, orang percaya diarahkan ke “jalan lurus,” yaitu jalan kehidupan yang benar dan penuh damai. Lagu ini menekankan bahwa penyertaan Tuhan membawa keamanan dan keselamatan.
Bait kedua berbicara tentang hubungan yang akrab antara gembala dan domba. Domba mengenal suara gembalanya, demikian pula orang percaya dipanggil untuk mengenal dan mendengarkan suara Tuhan dalam hidup mereka. Hal ini menunjukkan hubungan iman yang dekat dan penuh kepercayaan.
Pada bait ketiga, lirik ini memberi keyakinan bahwa meskipun ancaman dan kesulitan datang, orang percaya tidak perlu takut karena Tuhan sebagai Gembala selalu melindungi dan menyertai. Kehadiran-Nya membawa damai dan ketenteraman hati.
Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa Yesus adalah Gembala yang penuh kasih, yang mengenal, memimpin, melindungi, dan memberi damai kepada umat-Nya sepanjang hidup.