bimbang dan ragu di hidupmu;
bertekunlah dalam pengharapan,
Allah menjamin hidupmu.
Pandanglah burung yang tak menuai,
oleh Bapamu dib’ri kenyang
dan lihat bakung yang tumbuh indah.
Dib’rikan Tuhan warna megah.
KerajaanNya cari dahulu,
kebenaranNya pun carilah.
Maka semua ‘kan ditambahkan,
‘kan ditambahkan padamu.
Makna Lagu Jangan Kuatir Kan Hari Esok
Lirik ini mengajak pendengar untuk tidak hidup dalam kekuatiran tentang hari esok. Kekhawatiran, keraguan, dan ketidakpastian digantikan dengan ajakan untuk bertekun dalam pengharapan kepada Tuhan yang menjamin kehidupan manusia. Pesan ini menegaskan bahwa hidup orang percaya tidak bergantung pada kecemasan, tetapi pada pemeliharaan Allah yang setia.
Bagian tengah lirik menggunakan gambaran alam, seperti burung yang tidak menabur tetapi tetap dipelihara dan bunga bakung yang tumbuh indah tanpa usaha manusia. Gambaran ini menekankan bahwa Tuhan memelihara ciptaan-Nya dengan sempurna, sehingga manusia pun tidak perlu takut akan kebutuhan hidupnya. Alam menjadi bukti nyata kasih dan perhatian Tuhan yang terus bekerja.
Pada bagian akhir, lirik ini menegaskan prioritas hidup, yaitu mencari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya terlebih dahulu. Dengan mengutamakan Tuhan, segala kebutuhan lain akan dipenuhi. Secara keseluruhan, lagu ini menyampaikan pesan tentang kepercayaan penuh kepada Tuhan, melepaskan kekhawatiran, dan hidup dengan fokus pada kehendak-Nya yang membawa kecukupan dan damai.