angkat suara pujian;
dib’riNya kes’lamatanmu.
Ucap syukur kepadaNya,
Tuhan semesta.
2. Besarlah Tuhan yang Esa,
tidak ada taraNya.
Gunung yang tinggi, lautan,
Tuhanlah yang menciptanya
dan mengasuhnya.
3. Berlutut di hadapanNya,
puji kebesaranNya;
tanganNya memb’ri lindungan.
Kita domba asuhanNya
s’lama-lamanya.
Makna Lagu Bernyanyilah Bagi Tuhan
Lirik ini merupakan ajakan untuk memuji dan bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan, kuasa, dan pemeliharaan-Nya. Pada bait pertama, umat diajak untuk bernyanyi dan mengangkat pujian karena Tuhan telah memberikan keselamatan. Pujian tersebut menjadi ungkapan syukur atas kasih dan pertolongan Tuhan yang hadir dalam kehidupan manusia.
Bait kedua menonjolkan kebesaran Tuhan sebagai Pencipta alam semesta. Gunung, lautan, dan seluruh ciptaan digambarkan berada di bawah kuasa-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan bukan hanya besar dan mulia, tetapi juga memelihara seluruh ciptaan-Nya dengan penuh kasih. Melalui gambaran alam yang megah, pendengar diajak menyadari bahwa tidak ada yang dapat menyamai kebesaran Tuhan.
Pada bait terakhir, lagu ini mengajak umat untuk datang dengan sikap hormat dan rendah hati di hadapan Tuhan. Manusia digambarkan sebagai domba yang diasuh dan dilindungi oleh Tuhan sebagai Gembala yang setia. Gambaran ini memberi rasa aman dan penghiburan bahwa Tuhan selalu menjaga umat-Nya sepanjang hidup mereka. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan sikap syukur, penyembahan, dan kepercayaan penuh kepada Tuhan yang Mahabesar sekaligus penuh kasih kepada umat-Nya.