Lirik PKJ 204 Adapun Manusia

1
Adapun manusia, harinya bagai rumput,
bagai bunga-bunga di padang,
demikian ia berkembang.
Apabila angin melintasi,
maka ia pun tiada lagi,
tempatnya tidak mengenalnya,
tidak lagi kenal.

2
Tetapi kasih Tuhan sekarang dan
s'lamanya bagi orang-orang yang takut,
sungguh takut hanya padaNya.
Keadilan bagi anak cucu,
bagi yang pegang perjanjianNya,
yang ingat untuk melakukan
segenap titahNya.

Makna Lagu Adapun Manusia

Lirik ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia sangat singkat dan sementara. Manusia diibaratkan seperti rumput atau bunga di padang yang tumbuh dengan indah, tetapi pada waktunya akan layu dan hilang. Gambaran ini mengajak pendengar untuk menyadari bahwa segala hal yang dimiliki di dunia—seperti kekayaan, jabatan, atau popularitas—tidak akan bertahan selamanya. Karena itu, manusia perlu hidup dengan rendah hati dan tidak terlalu mengandalkan hal-hal yang bersifat sementara.

Namun, di tengah kefanaan hidup manusia, lirik ini menegaskan bahwa kasih Tuhan berbeda. Jika hidup manusia mudah berubah dan berlalu, kasih Tuhan tetap ada dari generasi ke generasi. Kasih, kesetiaan, dan keadilan-Nya tidak dibatasi oleh waktu. Tuhan tetap memelihara dan memberkati orang-orang yang menghormati-Nya, setia pada perjanjian-Nya, serta berusaha menjalankan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa meskipun umur manusia terbatas, hidup yang berpusat pada Tuhan memiliki nilai yang jauh lebih dalam dan kekal. Lirik ini mengajak pendengar untuk memfokuskan hidup pada hal-hal yang abadi, yaitu hubungan dengan Tuhan, ketaatan kepada firman-Nya, dan warisan iman yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, seseorang tidak hanya menjalani hidup yang sementara, tetapi juga hidup yang bermakna dan berdampak bagi masa depan.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru