Lirik PKJ 160 Bangkit Ya, Ku Bangkitlah Kelak

Lirik PKJ 160 Bangkit Ya, Ku Bangkitlah Kelak
1
Bangkit, ya ‘ku bangkitlah kelak, tidurku sejenak;
hidup sempurna ‘ku diberi di sorga.
Haleluya, Haleluya!
2
Agar tumbuh, gandum dibenam, pun ‘ku demikian
‘kan digabungkan dengan tuaian Tuhan.
Haleluya, Haleluya!
3
Pada hari yang penuh syukur ‘ku nyanyi bermazmur:
dari kuburan ‘ku dibangkitkan Tuhan.
Haleluya, Haleluya!
4
‘Ku diantar oleh Penebus ke dalam Bait kudus;
bersukaria kumuliakan Dia:
Haleluya, Haleluya!

Makna Lagu Bangkit Ya Ku Bangkitlah Kelak

Lirik ini berbicara tentang pengharapan akan kebangkitan dan kehidupan kekal bersama Tuhan. Kematian digambarkan bukan sebagai akhir dari segalanya, melainkan seperti tidur yang hanya berlangsung sementara sebelum seseorang dibangkitkan oleh Tuhan. Karena itu, lagu ini membawa pesan penghiburan dan harapan, bahwa mereka yang percaya kepada Tuhan akan menerima kehidupan yang sempurna di hadirat-Nya.

Gambaran gandum yang ditanam ke dalam tanah menjadi simbol yang kuat tentang kematian dan kebangkitan. Seperti benih yang harus ditanam terlebih dahulu agar dapat bertumbuh dan menghasilkan panen, demikian pula manusia yang suatu saat akan meninggalkan kehidupan dunia ini, tetapi pada waktunya akan dibangkitkan oleh Tuhan. Lirik ini menegaskan keyakinan bahwa kehidupan tidak berakhir di kubur, melainkan berlanjut dalam rencana keselamatan Tuhan yang lebih besar.

Pada akhirnya, lagu ini dipenuhi suasana sukacita dan kemenangan. Penyanyi membayangkan dirinya dibangkitkan, dipimpin oleh Sang Penebus, dan masuk ke hadirat Tuhan untuk memuji-Nya selama-lamanya. Seruan "Haleluya" yang berulang menunjukkan rasa syukur dan kegembiraan atas janji kehidupan kekal. Dengan bahasa yang mudah dipahami, lirik ini mengajak pendengar untuk menghadapi kematian bukan dengan ketakutan, melainkan dengan pengharapan kepada Tuhan yang berkuasa membangkitkan dan membawa umat-Nya ke dalam sukacita yang abadi.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru