Walau dosamu merah akan putih dan bersih.
Walaupun merah bak kirmizi, ‘kan putih bersih.
Walau dosamu merah, walau dosamu merah;
akan putih dan bersih, akan putih dan bersih.
2. Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;
Dengar suara menghimbau: “Hai, kembali padaKu”;
Sangat besar kasih-sayangNya, agung dan ajaib
Dengar suara menghimbau, dengar suara menghimbau:
“Hai, kembali padaKu; Hai, kembali padaKu”.
3. Tuhan mau mengampuni, melupakan dosamu;
Tuhan mau mengampuni, melupakan dosamu;
“Pandanglah Aku, wahai umat!”, sabda Tuhanmu.
Tuhan mau mengampuni, Tuhan mau mengampuni,
melupakan dosamu, melupakan dosamu.
Makna Lagu Walau Dosaku Merah
Lirik lagu ini membawa pesan tentang pengampunan dan kasih Tuhan yang begitu besar bagi manusia berdosa. Warna “merah” melambangkan dosa dan kesalahan manusia, tetapi Tuhan sanggup mengubahnya menjadi “putih dan bersih,” yang berarti diampuni dan dipulihkan. Lagu ini menunjukkan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar bagi kasih dan pengampunan Tuhan.
Selain itu, lagu ini juga berisi ajakan penuh kasih dari Tuhan agar manusia mau kembali kepada-Nya. Kalimat “Hai, kembali padaKu” menggambarkan Tuhan yang tidak menjauh dari manusia, melainkan terus memanggil dengan kasih sayang dan kelembutan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan selalu membuka kesempatan baru bagi siapa saja yang ingin bertobat dan memperbaiki hidupnya.
Di bagian akhir, lagu ini menegaskan bahwa Tuhan bukan hanya mengampuni, tetapi juga melupakan dosa manusia. Pesannya sangat menenangkan: ketika seseorang sungguh datang kepada Tuhan, masa lalunya tidak lagi menjadi penghalang untuk memulai hidup baru. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang pertobatan, pengampunan, dan kasih Tuhan yang mampu memulihkan hati manusia sepenuhnya.