• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik NKB 208 Tabur Waktu Pagi - Lagu Rohani

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik NKB 208 Tabur Waktu Pagi - Lagu Rohani
1. Tabur waktu pagi, tabur benih kasih,
tabur waktu siang t’rus sampai senja.
Nantikan tuaian pada musim panen,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Reff
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
2. Di terik sang surya, di g’lap bayang awan
kita pun menabur, riang bekerja.
Nanti panen tiba, tugas akan usai,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Reff
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
3. Maju walau sukar, tabur bagi Tuhan,
biar jiwa raga susah dan lelah.
Sampai akhir nanti kita disambutNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Reff
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.
Bawa berkasNya masuk lumbungNya,
kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

Makna Lagu Tabur Waktu Pagi

Lirik lagu ini punya makna tentang pentingnya terus berbuat baik dan setia menjalani tugas hidup, walaupun prosesnya kadang capek, susah, dan butuh waktu lama. “Menabur benih kasih” menggambarkan setiap tindakan baik, pelayanan, dan kasih yang kita lakukan ke orang lain. Lagu ini ngajarin kalau semua usaha baik itu nggak akan sia-sia, karena nanti pasti ada “musim panen”, yaitu saat di mana hasil dari kerja keras dan kebaikan kita akan terlihat dan membawa sukacita.

Selain itu, lagu ini juga menggambarkan perjuangan hidup yang realistis. Ada panas, ada gelap, ada lelah, tapi semuanya dijalani dengan hati yang tetap semangat dan penuh harapan. Pesannya relate banget sama kehidupan sekarang: jangan gampang menyerah cuma karena prosesnya berat. Tetap jalan, tetap jadi orang baik, dan tetap lakukan yang benar meskipun nggak selalu langsung dihargai orang lain.

Di bagian akhir, lagu ini menekankan tentang harapan dan kebahagiaan bersama Tuhan. “Bawa berkasNya masuk lumbungNya” bisa dimaknai sebagai hasil dari kesetiaan dan perjuangan hidup yang akhirnya diterima dengan sukacita. Intinya, lagu ini ngajak kita buat terus menebar kebaikan, kerja dengan tulus, dan percaya kalau setiap usaha baik pasti punya hasil yang indah pada waktunya.