Yesus t’lah ketuk hatimu; sambutlah Penebusmu!
Reff
B’rikanlah tempat bagiNya dan dengarkan sabdaNya!
Bukalah pintu hatimu, sambut Dia segera!
2. Bila hanya nikmat dunia ‘kau kejar selalu t’rus,
k’lak tempat pun tiada lagi bagi Yesus, Penebus.
Reff
B’rikanlah tempat bagiNya dan dengarkan sabdaNya!
Bukalah pintu hatimu, sambut Dia segera!
3. Adakah tempat bagiNya, yang mencurahkan berkat?
Hari inilah saatnya, hari Tuhan t’lah dekat!
Reff
B’rikanlah tempat bagiNya dan dengarkan sabdaNya!
Bukalah pintu hatimu, sambut Dia segera!
4. Hari rahmat hampir lalu, baik serahkan hidupmu;
Nanti hatimu tertutup bagi Yesus, Rajamu.
Reff
B’rikanlah tempat bagiNya dan dengarkan sabdaNya!
Bukalah pintu hatimu, sambut Dia segera!
Makna Lagu Adakah Tempat Baginy
Lirik lagu ini merupakan ajakan untuk membuka hati dan menerima Yesus sebagai Juruselamat. Pertanyaan “Adakah tempat bagiNya?” mengajak setiap orang merenungkan apakah hidupnya sungguh memberi ruang bagi Tuhan. Maknanya adalah bahwa Tuhan ingin hadir dan tinggal dalam hati manusia, tetapi manusia perlu menyambut-Nya dengan iman.
Selain itu, lagu ini mengingatkan bahwa mengejar kenikmatan dunia tanpa mempedulikan Tuhan dapat membuat hati semakin jauh dari-Nya. Jika hidup hanya dipenuhi hal-hal duniawi, tidak ada lagi tempat bagi Yesus dalam kehidupan seseorang. Pesannya adalah bahwa manusia perlu menempatkan Tuhan di atas segala sesuatu.
Lagu ini juga menegaskan bahwa sekarang adalah waktu untuk menerima kasih dan berkat Tuhan. “Hari Tuhan telah dekat” menunjukkan bahwa kesempatan untuk bertobat dan datang kepada Tuhan tidak boleh ditunda-tunda. Tuhan menawarkan rahmat dan keselamatan kepada semua orang.
Pada bait terakhir terdapat peringatan bahwa kesempatan menerima anugerah Tuhan tidak berlangsung selamanya. Hati yang terus menolak Tuhan bisa menjadi tertutup. Karena itu, lagu ini mengajak untuk segera menyerahkan hidup kepada Yesus sebelum terlambat.
Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang pentingnya membuka hati bagi Kristus, tidak terikat pada kenikmatan dunia, menerima anugerah Tuhan saat ini, dan hidup dalam kesiapan menyambut Tuhan.