• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik NKB 174 Ladang Yang Terhampar Subur - Lagu Rohani

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik NKB 174 Ladang Yang Terhampar Subur - Lagu Rohani
1. Ladang yang terhampar subur tampak indah nan permai.
Padi yang telah ditabur kini siap dituai.
Reff
Tuhan, utuslah penuai, kami mohon padamu.
Jangan lewat musim panen utuslah pelayanMu.
2. Dari fajar hingga senja, utuslah penuaiMu;
dan ‘pabila malam tiba, kumpulkanlah hambaMu.
Reff
Tuhan, utuslah penuai, kami mohon padamu.
Jangan lewat musim panen utuslah pelayanMu.
3. Hai penuai yang diutus, bawa hasil panenmu,
dan serahkan pada Kristus yang sedang menantimu.
Reff
Tuhan, utuslah penuai, kami mohon padamu.
Jangan lewat musim panen utuslah pelayanMu.

Makna Lagu Ladang Yang Terhampar Subur

Lirik lagu ini memakai gambaran ladang dan panen untuk menggambarkan pekerjaan pelayanan dan penyebaran kabar baik Tuhan kepada manusia. “Ladang yang terhampar subur” melambangkan dunia atau banyak orang yang membutuhkan kasih, pertolongan, dan firman Tuhan. “Padi yang siap dituai” berarti sudah banyak kesempatan untuk melayani dan membawa orang lebih dekat kepada Tuhan.

Lagu ini merupakan doa agar Tuhan mengutus “penuai”, yaitu para pelayan, penginjil, atau orang percaya yang mau bekerja bagi Tuhan. Maknanya adalah bahwa pekerjaan Tuhan membutuhkan orang-orang yang bersedia melayani dengan setia sebelum kesempatan itu berlalu. Kalimat “jangan lewat musim panen” mengingatkan pentingnya segera bertindak dalam pelayanan dan kebaikan.

Selain itu, lagu ini menekankan kesetiaan dalam bekerja bagi Tuhan sepanjang hidup, “dari fajar hingga senja”. Pelayanan kepada Tuhan digambarkan sebagai tugas yang dilakukan dengan tekun sampai akhirnya semua hasil pekerjaan diserahkan kepada Kristus. Pesannya adalah bahwa setiap pelayanan dilakukan bukan untuk kemuliaan diri sendiri, tetapi untuk Tuhan.

Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang panggilan melayani, pentingnya memberitakan kasih Tuhan kepada sesama, dan kesediaan menjadi pekerja Tuhan dalam “ladang” kehidupan dunia.