Ikuti jalan TuhanMu dengan tetap teguh.
Meski penuh derita di dalam dunia,
tetapi jangan ‘kau gentar tetap setialah.
2. Setialah, setialah mengikut Tuhanmu.
Bersaksilah di dunia tentang Penebusmu
yang mati disalibkan di bukit Golgota,
tetapi Dia bangkitlah, besar kuasaNya.
3. Setialah, setialah menjadi hambaNya.
Meski besar rintanganmu, tetap percayalah.
Selalu ‘kau dibimbing ke air yang tenang,
kelak mahkota milikmu di sorga yang terang.
Makna Lagu Setialah Setialah
Lirik lagu ini mengajak orang percaya untuk tetap setia kepada Tuhan sepanjang hidup, apa pun keadaan yang dihadapi. Kesetiaan itu berarti terus mengikuti jalan Tuhan dengan teguh, walaupun hidup penuh penderitaan, kesulitan, atau tantangan. Maknanya adalah bahwa iman kepada Tuhan membutuhkan ketekunan dan keberanian untuk tetap percaya di tengah keadaan yang tidak mudah.
Selain itu, lagu ini juga menekankan pentingnya bersaksi tentang Yesus kepada dunia. Yesus digambarkan sebagai Penebus yang rela mati di kayu salib tetapi bangkit dengan kuasa yang besar. Pesannya adalah bahwa orang percaya dipanggil bukan hanya untuk percaya secara pribadi, tetapi juga untuk memberitakan kasih dan keselamatan dari Tuhan kepada orang lain.
Di bagian akhir, lagu ini memberi penghiburan dan harapan. Tuhan digambarkan sebagai pembimbing yang membawa umat-Nya ke “air yang tenang”, simbol damai dan pemeliharaan Tuhan. Orang yang tetap setia dijanjikan “mahkota” di surga, yang melambangkan kemenangan dan kehidupan kekal bersama Tuhan. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan tentang ketekunan iman, keberanian bersaksi, dan harapan akan upah kekal dari Tuhan.