Lirik lagu ini punya makna tentang kekaguman terhadap kedatangan Yesus ke dunia sebagai Tuhan sekaligus manusia. Kehadiran-Nya digambarkan begitu luar biasa karena Sang Mahamulia rela datang dalam wujud yang rendah dan sederhana demi menyelamatkan manusia. Pesannya sangat kuat: kasih Tuhan itu besar banget sampai Ia rela turun langsung untuk dekat dengan manusia dan memahami kehidupan mereka.
Selain itu, lagu ini juga menggambarkan perjalanan Yesus yang penuh pengorbanan — dari datang ke dunia, menghadapi penderitaan, sampai akhirnya menang atas maut. Semua itu dilakukan supaya manusia mendapatkan keselamatan, kekuatan, dan harapan baru. Gambaran seperti “Surya Pagi” dan “sinar kasih yang terang” menunjukkan bahwa Yesus hadir membawa terang di tengah hidup yang gelap, penuh ketakutan, atau kehilangan arah. Relate banget dengan kehidupan sekarang, ketika banyak orang mencari pengharapan dan ketenangan di tengah masalah hidup.
Di bagian akhir, lagu ini dipenuhi suasana syukur dan pujian kepada Tuhan. Kelahiran Yesus bukan cuma dipandang sebagai peristiwa besar, tapi juga sebagai sumber damai dan sejahtera bagi dunia. Intinya, lagu ini mengajak kita untuk menyadari bahwa kasih Tuhan membawa harapan, kekuatan, dan terang yang bisa mengubah hidup manusia menjadi lebih damai dan penuh iman.
Syair: Veni, redemptor gentium, Aurelius Ambrosius 386, Nun komm, der Heiden Heiland, Martin Luther, 1524,
Terjemahan: Yamuger, 1981,
Lagu: Jerman, Erfurt, 1524