
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang besar.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
2. Ya Tuhanku, pabila kurenungkan pemberianMu dalam Penebus,
'ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh PutraMu darahNya kudus.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
3. Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacita amatlah besar,
kar'na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau, Tuhanku akbar.
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Maka jiwaku pun memujiMu: "Sungguh besar Kau, Allahku!"
Makna Lagu Bila Kulihat Bintang Gemerlapan
Lirik lagu ini menggambarkan rasa kagum yang mendalam terhadap kebesaran Tuhan. Di bait pertama, keindahan alam seperti bintang dan suara guruh membuat seseorang sadar bahwa ciptaan Tuhan itu luar biasa dan nggak ada tandingannya. Dari situ muncul rasa heran sekaligus syukur, karena lewat alam manusia bisa melihat betapa hebat dan berkuasanya Tuhan. Pesannya relate banget dengan kehidupan sekarang, ketika banyak orang sering lupa berhenti sejenak untuk menikmati dan menghargai keindahan dunia di sekitar mereka.
Bait kedua membawa makna yang lebih personal dan emosional. Lagu ini nggak cuma bicara tentang Tuhan sebagai pencipta alam, tapi juga sebagai Penebus yang rela berkorban demi manusia. Ada rasa haru dan takjub karena kasih Tuhan dianggap begitu besar sampai rela memberikan hidup-Nya untuk menyelamatkan manusia. Maknanya mengajak pendengarnya untuk menyadari bahwa kasih Tuhan bukan cuma teori, tapi sesuatu yang nyata dan penuh pengorbanan.
Sementara itu, bait terakhir penuh dengan harapan dan sukacita tentang kehidupan bersama Tuhan di masa depan. Ada kerinduan untuk akhirnya bertemu langsung dengan Tuhan dan menikmati kebahagiaan yang sempurna bersama-Nya. Secara keseluruhan, lagu ini punya pesan tentang kekaguman, rasa syukur, kasih Tuhan yang besar, dan harapan yang memberi kekuatan dalam menjalani hidup.




















