dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah,
kar'na habis malam pagi merekah. Dalam derita
dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu!
2. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Walau sendu, hatimu remuk,
Tuhan mengatasi tiap kemelut. Ya Tuhan, tolong
'ku yang lemah: setiaMu kokoh selamanya!
3. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Jalan sedih nanti berhenti;
Yesus memberikan hidup abadi. Habis derita di dunia,
purna sukacita. Haleluya!
Makna Lagu Harap Akan Tuhan
Lirik ini menekankan ajakan untuk tetap berharap kepada Tuhan saat menghadapi kesusahan hidup. Intinya, jiwa diajak untuk tidak mudah resah atau putus asa, karena Tuhan digambarkan sebagai perlindungan yang setia di tengah berbagai masalah. Bahkan dalam situasi yang terasa berat dan tidak menentu, ada penguatan bahwa Tuhan tetap menjadi penolong yang bisa diandalkan.
Selain itu, lirik ini juga memberi penghiburan bahwa penderitaan tidak akan berlangsung selamanya. Ada keyakinan bahwa setelah “malam” atau masa sulit, akan datang “pagi” yang membawa kelegaan. Walaupun hati sedang remuk atau lemah, Tuhan tetap hadir dan sanggup mengatasi setiap kemelut hidup, sehingga manusia tidak berjalan sendirian.
Pada akhirnya, lirik ini membawa harapan yang lebih besar, yaitu kehidupan yang penuh sukacita bersama Tuhan setelah melewati penderitaan di dunia. Ada janji bahwa kesedihan akan berakhir dan digantikan dengan sukacita yang kekal. Intinya, pesan utamanya adalah tetap berharap dan berserah, karena Tuhan setia dari awal sampai akhir perjalanan hidup.