
pelipur hati yang sendu; yang takut pun tent'ram.
2. Olehnya pulih yang resah, yang luka pun sembuh,
yang rindu dipuaskannya, tertampung yang lesu.
3. Namanya Gunung Batuku, Perisai mulia,
Khazanah rahmat yang penuh, berlimpah kurnia.
4. Ya Yesus, Dikau Tuhanku, Jalanku, Hidupku,
Nabi,Imam dan Rajaku, terima syukurku.
5. Sekarang batinku lemah, terbatas budiku;
sempurna pujiku kelak di muka takhtaMu.
6. KasihMu ingin kusebar sepanjang hidupku;
merdu namaMu penyegar pun pada ajalku.
Makna Lagu Manisnya Nama Penebus
Lirik ini menyoroti keindahan dan kuasa nama Yesus sebagai Penebus. Nama-Nya menjadi sumber penghiburan, ketenangan, dan kekuatan bagi orang yang percaya. Dalam berbagai keadaan—resah, luka, takut, atau lelah—nama Yesus digambarkan membawa pemulihan, penghiburan, dan kepuasan bagi jiwa.
Selain itu, Yesus digambarkan sebagai “Gunung Batu” dan “Perisai,” yang menunjukkan bahwa Dia adalah perlindungan yang kokoh serta sumber rahmat yang berlimpah. Penyanyinya juga mengakui Yesus sebagai Jalan, Hidup, Nabi, Imam, dan Raja, yang menunjukkan kelengkapan peran Kristus dalam keselamatan dan kehidupan orang percaya.
Di bagian akhir, lirik ini mengungkapkan kerendahan hati manusia yang menyadari keterbatasannya dalam memuji Tuhan dengan sempurna. Namun, ada pengharapan bahwa pujian itu akan disempurnakan di hadapan Tuhan kelak. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa nama Yesus membawa keselamatan, penghiburan, perlindungan, dan pengharapan kekal bagi orang percaya.




















