
Tak kurang aku apapun selama 'ku milikNya.
2. Ke sumber air yang tenang, ke padang rumput subur
selalu 'ku dibimbingNya dan jiwaku terhibur.
3. Di kala aku tersesat, olehNya 'ku dicari;
di dalam kasih dan rahmat dibawa 'ku kembali.
4. Di bayang maut yang gelap tiada aku takut.
Engkau bersamaku tetap; salibMu yang memandu.
5. Engkau hidangkan bagiku karunia Roh berlimpah;
kudapat dalam kasihMu segala sukacita.
6. Sepanjang jalan hidupku kebaikanMu sertaku;
kekal 'ku mau memujiMu di rumahMu, Tuhanku.
Makna Lagu Sang Rajalah Gembalaku
Lirik ini menggambarkan Tuhan sebagai Gembala yang baik, penuh kasih, dan selalu memelihara umat-Nya. Seperti seorang gembala menjaga dombanya, Tuhan memenuhi kebutuhan, melindungi, dan memberi rasa aman kepada orang percaya. Karena hidup berada dalam tangan Tuhan, penyanyinya merasa tidak kekurangan apa pun.
Selain itu, lagu ini menekankan penyertaan Tuhan dalam setiap keadaan hidup. Tuhan membimbing ke “air yang tenang” dan “padang rumput subur,” yang melambangkan damai, pemeliharaan, dan penghiburan bagi jiwa. Bahkan ketika manusia tersesat, Tuhan tetap mencari dan membawa kembali dengan kasih dan rahmat-Nya. Ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan tidak meninggalkan umat-Nya sekalipun mereka jatuh atau menjauh.
Di bagian akhir, lirik ini memberikan pengharapan dan keberanian menghadapi kesulitan, bahkan bayang-bayang maut. Penyanyinya tidak takut karena Tuhan tetap menyertai dan memimpin jalannya. Kehidupan bersama Tuhan dipenuhi sukacita, kebaikan, dan pengharapan akan tinggal bersama-Nya untuk selamanya. Secara keseluruhan, lagu ini mengajarkan bahwa Tuhan adalah Gembala yang memelihara, menuntun, melindungi, dan membawa umat-Nya kepada damai dan kehidupan kekal.




















