Lirik KJ 335 Manusia yang Meluku - Kidung Jemaat

Lirik KJ 335 Manusia yang Meluku - Kidung Jemaat
1. Manusia yang meluku, menaburkan benih, tetapi kesuburan
Tuhanlah yang memb'ri. Air hujan dikirimNya dan
panas yang segar. Akhirnya padi tumbuh, menghijau dan mekar.

Reff:
Apa pun yang baik semata anugerah. Dan kar'na itu pujilah kasihNya yang mesra.

2. Semua diciptaNya, yang jauh, yang dekat: samudera yang luas dan
rimba yang lebat. Tak satu dilupakan, semua dibela, dan kita dib'ri
makan tak kunjung bersela.

Reff:
Apa pun yang baik semata anugerah. Dan kar'na itu pujilah kasihNya yang mesra.

3. Ya Bapa, t'rima kasih; yang sudi kau memb'ri kepada ciptaanMu:
berkat dan rezeki. Tiada teruraikan kasihMu yang besar; terpujilah Kau,
Bapa, rahmani dan jabar.
Reff:
Apa pun yang baik semata anugerah. Dan kar'na itu pujilah kasihNya yang mesra.

Makna Lagu Manusia yang Meluku

Lirik ini menggambarkan bahwa manusia memang bekerja dan berusaha, tetapi hasil akhirnya tetap berasal dari Tuhan. Petani bisa menabur benih dan mengolah tanah, namun kesuburan, hujan, dan pertumbuhan tanaman terjadi karena pemeliharaan Tuhan. Pesannya mengingatkan bahwa keberhasilan hidup bukan hanya soal kemampuan manusia, tetapi juga karena campur tangan dan berkat Tuhan.

Selain itu, lagu ini menunjukkan bahwa Tuhan memelihara seluruh ciptaan tanpa membeda-bedakan. Laut, hutan, alam, dan manusia semuanya ada dalam perhatian Tuhan. Tidak ada yang dilupakan oleh-Nya, dan semua kebutuhan hidup dipelihara dengan kasih. Jadi, lirik ini mengajak manusia untuk lebih sadar bahwa hidup sehari-hari penuh dengan kebaikan Tuhan yang sering dianggap biasa.

Di bagian akhir, lagu ini menjadi ungkapan syukur atas segala berkat dan rezeki yang diterima. Semua hal baik dipandang sebagai anugerah, bukan semata hasil usaha pribadi. Karena itu, respons yang paling tepat adalah bersyukur dan memuji Tuhan atas kasih-Nya yang besar dan terus mengalir dalam kehidupan manusia.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru