tiap orang yang percaya, kepunyaanNya.
Reff:
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai
Intan permata di mahkotaNya.
2. Dikumpulkan, disatukan permata tercinta
yang dibasuh, disucikan dengan darahNya.
Reff:
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai
Intan permata di mahkotaNya.
3. Anak-anak yang percaya dirangkul olehNya
dan menjadi mutiara kesayanganNya.
Reff:
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai
Intan permata di mahkotaNya.
4. Hai semua, tua muda, terimalah Dia!
Bagi kita tersedia tempat mulia.
Reff:
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai
Intan permata di mahkotaNya.
Makna Lagu Bila Nanti Yesus Datang
Lirik ini memakai gambaran “intan permata” untuk menunjukkan betapa berharganya setiap orang percaya di mata Tuhan. Saat Yesus datang nanti, umat-Nya digambarkan seperti permata yang dikumpulkan dan ditempatkan di mahkota kemuliaan-Nya. Pesannya sederhana tetapi menyentuh: Tuhan tidak melihat manusia sebagai orang biasa, melainkan sebagai pribadi yang bernilai, dikasihi, dan dijaga dengan penuh perhatian.
Selain itu, lagu ini juga menekankan tentang pemurnian dan keselamatan. Permata-permata itu digambarkan sudah “dibasuh dan disucikan,” yang berarti orang percaya dipulihkan dan dibersihkan melalui kasih serta pengorbanan Yesus. Bahkan anak-anak pun disebut sebagai mutiara kesayangan Tuhan, menunjukkan bahwa kasih Tuhan berlaku untuk semua usia dan semua orang tanpa pengecualian.
Di bagian akhir, lagu ini menjadi ajakan terbuka bagi siapa saja untuk menerima Yesus. Baik tua maupun muda, semuanya diundang masuk ke dalam tempat yang mulia bersama Tuhan. Nuansa lagu ini penuh harapan dan penghiburan, karena mengingatkan bahwa hidup manusia punya nilai besar di hadapan Tuhan, dan pada akhirnya setiap orang percaya akan bersinar dalam kemuliaan bersama-Nya.