1. Allahmu benteng yang teguh, perisai dan senjata;
betapa pun sengsaramu, pertolonganNya nyata!
Si jahat yang geram berniat 'kan menang;
Ngeri kuasanya dan tipu dayanya di bumi tak bertara.
2. Dengan tenaga yang fana niscaya kita kalah.
Pahlawan kita Dialah yang diurapi Allah.
Siapa namaNya? Sang Kristus mulia, Tuhan Yang Esa,
Panglima semesta. Niscaya Ia jaya!
3. Penuhpun setan dunia yang mau menumpas kita,
jangan gentar melihatnya; iman tak sia-sia!
Penghulu kuasa g'lap, meskipun menyergap,
Mustahil 'kan menang; kuasanya ditebang dengan sepatah kata.
4. FirmanNya pertahankan t'rus dan puji hanya Dia!
Dengan kuasa Roh Kudus Ia di pihak kita.
Kendati hidupmu diambil seteru,
Pun harta dan benda, akhirnya kitalah yang punya Kerajaan!
KJ. 250b
1. Allahmu benteng yang teguh, perisai dan senjata;
betapa pun sengsaramu, pertolonganNya nyata!
Si jahat yang geram berniat 'kan menang;
Ngeri kuasanya dan tipu dayanya di bumi tak bertara.
2. Dengan tenaga yang fana niscaya kita kalah.
Pahlawan kita Dialah yang diurapi Allah.
Siapa namaNya? Sang Kristus mulia, Tuhan Yang Esa,
Panglima semesta. Niscaya Ia jaya!
3. Penuhpun setan dunia yang mau menumpas kita,
jangan gentar melihatnya; iman tak sia-sia!
Penghulu kuasa g'lap, meskipun menyergap,
Mustahil 'kan menang; kuasanya ditebang dengan sepatah kata.
4. FirmanNya pertahankan t'rus dan puji hanya Dia!
Dengan kuasa Roh Kudus Ia di pihak kita.
Kendati hidupmu diambil seteru,
Pun harta dan benda, akhirnya kitalah yang punya Kerajaan!
Makna Lagu AllahMu Benteng Yang Teguh
Lirik ini adalah lagu iman yang sangat kuat tentang perlindungan dan kemenangan Tuhan di tengah pergumulan hidup. Tuhan digambarkan sebagai ābenteng yang teguh,ā artinya tempat perlindungan yang aman ketika manusia menghadapi kesulitan, ancaman, atau kuasa jahat. Lagu ini mengakui bahwa dunia penuh bahaya dan tipu daya, tetapi pertolongan Tuhan selalu nyata bagi umat-Nya.
Selain itu, lirik ini menekankan bahwa manusia tidak mampu menang dengan kekuatannya sendiri. Kemenangan hanya mungkin melalui Kristus, Sang āPahlawanā yang diurapi Allah. Yesus digambarkan sebagai Panglima semesta yang pasti menang atas segala kuasa gelap. Karena itu, umat diajak untuk tidak takut walaupun menghadapi ancaman besar, sebab kuasa Tuhan jauh lebih besar daripada kekuatan apa pun di dunia.
Pada bait terakhir, lagu ini mengajak orang percaya tetap berpegang pada firman Tuhan dan mengandalkan Roh Kudus. Bahkan jika kehilangan harta, kenyamanan, atau hidup sekalipun, orang percaya tetap memiliki pengharapan akan Kerajaan Allah yang kekal. Pesannya sangat tegas: kemenangan sejati bukan hanya tentang keadaan dunia sekarang, tetapi tentang keselamatan dan kerajaan Tuhan yang tidak dapat direbut siapa pun. Secara keseluruhan, lirik ini bernuansa gagah, penuh keberanian, dan membangkitkan iman serta keteguhan hati.