
Sang Bapa Mahakuasa! Mestilah kebesaranNya
Dan hikmat kasih sayangNya dipuji alam raya!
2. Haleluya! Terpujilah Sang Putra yang ke dunia
membawa damai Allah! Mestilah kar'na kurbanNya,
Sang Penebus manusia dipuji alam raya!
3. Haleluya! Terpujilah Sang Roh yang kediamanNya
di hati yang percaya! Mestilah Pengarunia,
Penuntun ke terang baka, dipuji alam raya!
4. Haleluya! Terpujilah Yang oleh malak disembah
di sorga selamanya! Mestilah kini dan terus
Sang Bapa, Putra, Roh Kudus dipuji alam raya!
Makna Lagu Haleluyah Terpujilah
Lirik ini adalah pujian kepada Allah Tritunggal — Bapa, Putra, dan Roh Kudus — yang dipenuhi rasa kagum dan syukur atas karya Tuhan bagi dunia. Allah Bapa dipuji sebagai Pencipta alam semesta yang penuh kuasa, hikmat, dan kasih sayang. Lagu ini menunjukkan bahwa seluruh alam ciptaan seharusnya memuliakan Tuhan karena segala sesuatu berasal dari-Nya.
Selain itu, lagu ini menyoroti karya Yesus Kristus sebagai Putra Allah yang datang membawa damai dan keselamatan bagi manusia. Pengorbanan-Nya sebagai Penebus menjadi alasan utama mengapa manusia patut memuji Tuhan. Roh Kudus juga digambarkan tinggal di hati orang percaya sebagai Penolong dan Penuntun menuju hidup yang penuh terang dan harapan kekal.
Di bagian akhir, lirik ini menggambarkan pujian yang tidak pernah berhenti di surga maupun di bumi. Malaikat dan seluruh ciptaan terus menyembah Allah selamanya. Pesannya sangat kuat tentang kebesaran Tuhan yang layak dimuliakan sepanjang waktu. Secara keseluruhan, lagu ini punya nuansa megah, penuh penyembahan, dan mengajak umat untuk hidup dalam rasa syukur kepada Allah Tritunggal.




















