bahana sorga bergema memuji Dia t'rus.
Hai bangun, jiwaku, bernyanyilah serta,
Memuji Jurus'lamatmu kekal selamanya.
2. Dia nobatkanlah Pengasih abadi;
di dalam darah lukaNya kasihNya berseri.
Malaikat tercengang melihat dashyatnya
Rahasia Allah terbentang demi manusia.
3. Dia nobatkanlah Raja sejahtera,
yang memerintah dunia, perang pun mereda.
Di bumi terdengar pujian mulia kepada
Dia yang besar kekal kuasaNya.
4. Dia nobatkanlah Sang Raja hidupmu;
sang maut dikalahkanNya demi selamatmu.
Muliakan namaNya yang mati dan menang,
Memb'rikan hidup yang kekal menghalau maut kejam.
5. Dia nobatkanlah Sang Raja yang baka,
Pencipta alam semesta sempurna dan megah.
Hormati Penebus yang agung mulia;
Sang Anakdomba yang kudus terpuji s'lamanya.
Makna Lagu Dia Nobatkanlah
Lirik ini mengajak semua orang untuk memuliakan Yesus sebagai Raja Penebus yang layak dinobatkan dan dipuji selamanya. Suasana lagu terasa sangat megah karena digambarkan seluruh surga bergema memuliakan Kristus. Lagu ini juga mengajak setiap orang untuk ikut bangun dan menyembah Tuhan dengan sepenuh hati, karena Yesus adalah Juruselamat yang memberi keselamatan dan hidup kekal.
Selain itu, lirik ini menonjolkan kasih Yesus yang begitu besar melalui pengorbanan-Nya. Luka dan darah-Nya di salib menjadi bukti kasih Allah bagi manusia. Bahkan malaikat pun digambarkan kagum melihat betapa besar rahasia kasih Tuhan yang rela mengorbankan diri demi menyelamatkan manusia. Ada pesan bahwa damai sejati dan kemenangan atas maut hanya ditemukan di dalam Kristus.
Di bagian akhir, Yesus digambarkan sebagai Raja yang kekal, penuh kuasa, dan Pencipta alam semesta. Kebangkitan-Nya mengalahkan maut dan memberi kehidupan baru bagi umat-Nya. Karena itu, lagu ini mengajak semua orang untuk menghormati dan memuliakan Kristus sebagai Anakdomba Kudus yang layak dipuji selama-lamanya. Secara keseluruhan, lirik ini punya nuansa penuh penyembahan, kemenangan, dan kekaguman akan kasih serta kemuliaan Tuhan.