dan menuju takhtaNya, dan menuju takhtaNya.
2. Bertelutlah tiap mahluk, tiap lidah pun mengaku:
Yesus Tuhan semesta, Yesus Tuhan semesta!
3. Penguasa dalam dunia dan malaikat dalam sorga
mengagungkan namaNya, mengagungkan namaNya.
4. Yesus Raja Mahakuasa: bersujudlah bangsa-bangsa
dan menjadi muridNya, dan menjadi muridNya.
5. Hai pedosa, s'rahkan hati, berimanlah, orang sakit,
orang miskin, haraplah, orang miskin, haraplah!
6. Yang tersalib menyampaikan sukacita kedamaian,
hidup baru yang kekal, hidup baru yang kekal!
Makna Lagu Berkereta Awan Putih
Lirik ini menggambarkan kenaikan Yesus ke surga dengan penuh kemuliaan dan kuasa. Gambaran “berkereta awan putih” menunjukkan bahwa Yesus naik sebagai Raja yang mulia menuju takhta-Nya di surga. Lagu ini menegaskan bahwa Yesus bukan hanya Juruselamat yang pernah menderita di dunia, tetapi juga Tuhan semesta yang berkuasa atas segala sesuatu.
Selain itu, lirik ini menekankan bahwa semua ciptaan — manusia, penguasa dunia, bahkan malaikat di surga — dipanggil untuk mengakui dan menyembah Yesus. Ada ajakan bagi seluruh bangsa untuk menjadi murid-Nya dan hidup dalam iman kepada Tuhan. Pesannya kuat banget: tidak ada kuasa yang lebih besar dari Kristus, sehingga semua orang diajak datang dan berserah kepada-Nya.
Di bagian akhir, lagu ini membawa pesan pengharapan dan penghiburan bagi orang yang lemah, sakit, miskin, atau berdosa. Yesus yang pernah disalibkan justru membawa sukacita, damai, dan hidup baru yang kekal bagi manusia. Secara keseluruhan, lirik ini punya nuansa megah, penuh kemenangan, tetapi juga hangat karena menunjukkan kasih Tuhan yang terbuka bagi semua orang.