Putra Allah, hilangkah kuasaMu dan kemuliaanMu?
2. Penebusku disalib menghapuskan hukumanku,
agar aku diberi anugerah, hidup oleh matiNya.
3. Penebusku disalib. Biar aku pun setia bagi Dia!
Oleh kematianNya aku dibangkitkanNya.
4. Penebusku disalib. Apa pantas 'ku mengaduh
disusahku? Dibandingkan salibNya, pikulanku ringanlah.
5. Penebusku disalib. Hidup-matiku, ya Tuhan,
kuserahkan: dalam suka-dukaku 'ku tetap bersamaMu!
Makna Lagu Penebusku Disalib
Lirik ini menggambarkan refleksi yang dalam tentang pengorbanan Yesus sebagai Penebus yang disalib dalam penderitaan dan kehinaan. Ada rasa heran sekaligus kagum: bagaimana mungkin Putra Allah yang penuh kuasa justru rela mengalami sengsara demi manusia. Dari sini terlihat jelas bahwa salib bukan tanda kekalahan, tapi justru bukti kasih yang besar dan kerendahan hati Tuhan untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa.
Selain itu, lagu ini juga menekankan dampak pengorbanan itu bagi manusia. Kematian Yesus di salib dipahami sebagai jalan anugerah dan kehidupan baru. Karena itu, penderitaan pribadi terasa kecil jika dibandingkan dengan apa yang sudah Yesus tanggung. Ada kesadaran bahwa hidup yang penuh kesulitan pun tetap bisa dijalani dengan setia karena sudah ada teladan kasih yang lebih besar.
Di bagian akhir, liriknya berubah menjadi komitmen pribadi untuk tetap setia dan menyerahkan seluruh hidup kepada Tuhan, baik dalam suka maupun duka. Jadi overall, lagu ini punya makna yang kuat tentang syukur, keteguhan iman, dan penyerahan diri. Salib dipandang bukan hanya sebagai peristiwa sedih, tetapi juga sebagai sumber harapan dan alasan untuk tetap hidup dalam kesetiaan kepada Tuhan.