Lirik KJ 136 - Sebelum Semua Jadi - Kidung Jemaat

Lirik KJ 136 - Sebelum Semua Jadi - Kidung Jemaat
1. Sebelum semua jadi ada Firman Mulia;
Dia Alfa dan Omega, citra Allah BapaNya.
Dia itu Yang Pertama, pun Yang Akhir
Dialah selamanya dan abadi.

2. Oleh Firman diciptakan yang mengisi semesta:
langit, bumi dan samud'ra beserta penghuninya.
Oleh Dia, untuk Dia terbentuk semuanya
selamanya dan abadi.

3. Ia ambil rupa insan, rupa Adam yang fana,
menderita sampai mati menebus manusia,
agar kita tak binasa, tapi hidup olehNya
selamanya dan abadi.

4. Ia pun telah dikandung dar pada Roh Kudus
dan perawan terberkati melahirkan penebus.
Tampak wujud Jurus'lamat di wajahNya yang kudus
selamanya dan abadi.

5. Puji, hai malaikat sorga, puji Raja semesta!
Penguasa duniawi, puji Allah Yang Esa!
Biarlah segala lidah mengagungkan Tuhannya
selamanya dan abadi.

6. Janji pada masa lampau dalam Dia t'lah genap.
Dialah yang disyairkan di halaman Alkitab.
Sudah datang Jurus'lamat; puji syukur menggegap
selamanya dan abadi.

7. Maha Hakim orang mati, Raja orang hidup pun,
Kau di takhta Allah Bapa mengalahkan lawanMu.
Unsur jahat Kauenyahkan dalam penghakimanMu
selamanya dan abadi.

8. Biar kami, tua-muda, umatMu, kecil-besar,
bersyukur memuji Dikau, Raja adil dan benar:
biar madah orang s'lamat silih-ganti terdengar
selamanya dan abadi.

9. KepadaMu, Yesus Kristus, dan kepada BapaMu
dan kepada Roh Penghibur layak diberi syukur,
puji, hormat dan kuasa dalam KerajaanMu
selamanya dan abadi.

Makna Lagu Sebelum Semua Jadi

Lirik lagu ini menggambarkan kebesaran Yesus sebagai Firman Mulia yang sudah ada sejak awal sebelum dunia diciptakan. Yesus digambarkan sebagai “Alfa dan Omega,” artinya Dia adalah awal dan akhir dari segala sesuatu. Lagu ini menekankan bahwa seluruh alam semesta tercipta oleh kuasa-Nya dan semuanya berada dalam rencana Tuhan. Nuansanya megah banget karena menunjukkan bahwa Yesus bukan sekadar tokoh sejarah, tapi sosok ilahi yang kekal dan berkuasa atas hidup manusia dan seluruh ciptaan.

Di tengah kemuliaan itu, lagu ini juga menyoroti kasih Tuhan yang rela menjadi manusia biasa. Yesus digambarkan mengambil rupa insan, mengalami penderitaan, bahkan mati demi menebus manusia. Pesannya dalam banget: Tuhan yang begitu besar justru mau turun dan dekat dengan manusia demi memberikan keselamatan dan hidup yang kekal. Ini menunjukkan bahwa kasih sejati bukan cuma soal kata-kata, tapi juga pengorbanan nyata. Karena itu, lagu ini terasa bukan hanya penuh pujian, tapi juga penuh rasa syukur atas kasih Tuhan yang nggak terbatas.

Bagian akhirnya menjadi ajakan untuk semua orang—baik malaikat, penguasa, maupun umat biasa—untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Lagu ini mengingatkan bahwa pada akhirnya segala sesuatu akan kembali kepada Tuhan, Sang Raja yang adil dan kekal. Maknanya relevan banget buat kehidupan sekarang: di tengah dunia yang sering berubah dan nggak pasti, ada Tuhan yang tetap setia dan abadi. Intinya, lagu ini mengajak pendengarnya untuk hidup penuh syukur, percaya pada kasih Tuhan, dan terus memuliakan-Nya dalam setiap langkah hidup.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru