Yakni Raja Kemuliaan juga lahir bagimu.
2. Orang Majus juga datang dan membawa persembahan
bagi Raja Kemuliaan: mur, mas dan kemenyan.
3. Marilah bersukaria ikut malak dan Maria;
bagi Raja yang mulia angkat lagu yang merdu.
4. Kristus Raja, Allah kita yang menjadi manusia,
puji, hormat dan syukur.
Makna Lagu Yang Dipuji Kaum Gembala
Lirik lagu ini menggambarkan sukacita besar atas kelahiran Yesus yang disebut sebagai Raja Kemuliaan. Dari awal, digambarkan para gembala dan malaikat yang menyambut kelahiran-Nya dengan pujian. Ini menunjukkan bahwa peristiwa Natal bukan hal biasa, tapi momen penuh kemuliaan yang bahkan disambut oleh surga. Ada rasa kagum sekaligus sukacita karena Tuhan datang mendekat kepada manusia.
Selain itu, lagu ini juga menyoroti kehadiran orang Majus yang datang membawa persembahan seperti emas, kemenyan, dan mur. Ini melambangkan bahwa Yesus dihormati bukan hanya oleh satu kelompok, tetapi oleh semua bangsa dan lapisan manusia. Pesannya sederhana tapi kuat: ketika menyadari siapa Yesus sebenarnya, respon yang muncul adalah memberi yang terbaik dan ikut bersukacita bersama.
Di bagian akhir, liriknya menegaskan bahwa Kristus adalah Allah yang menjadi manusia, sehingga layak menerima pujian, hormat, dan syukur. Kalau dikaitkan dengan kehidupan sekarang, lagu ini seperti pengingat bahwa di tengah kesibukan dan tekanan hidup, ada alasan untuk tetap bersyukur dan bersukacita karena Tuhan hadir membawa damai dan harapan bagi semua orang.